Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Reaktif, Pria Sebatang Kara Meninggal di Rumah Karena Covid-19

Muhammad Taufiq Minggu, 20 September 2020 | 18:43 WIB

Sempat Reaktif, Pria Sebatang Kara Meninggal di Rumah Karena Covid-19
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Korban mengaku kepada saudaranya memiliki masalah pada paru-paru

SuaraKaltim.id - Warga digegerkan dengan penemuan jenazah di sebuah rumah kontrakan di Jalan M Said, Gang Kita, RT 42, Blok E, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda pada Sabtu malam (19/9/2020) sekitar pukul 19.00 Wita.

Jenazah tersebut diketahui bernama Syaripudin merupakan perantauan asal Banjarmasin, Kalimantam Selatan. Belakangan korban meninggal dengan hasil terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari informasi yang dihimpun, pria 35 tahun tersebut dalam sepekan terakhir memang tengah jatuh sakit dan tinggal seorang diri dikontrakkannya.

Syaripudin telah berkeluarga, namun istrinya telah meninggal. Sedangkan anaknya tinggal bersama sang nenek di kampung halaman.

"Dikabarkan beberapa pekan lalu mengidap sakit paru-paru. Tidak ditemukan ada kekerasan," ujar Babinsa Lok Bahu, Sersan Dua Sulistiyo saat dikonfirmasi, Minggu (19/9/2020).

Kata Sulistyo, Syaripudin yang merupakan karyawan di toko furniture di Samarinda ini sebelum ditemukan meninggal sempat berkirim pesan kepada adiknya bernama Yuda (33). Dia mengatakan bahwa telah menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

"Jadi korban ini memberitahu kalau dia reaktif kepada adiknya," katanya.

Dengan hasil reaktif, Syaripudin kemudian menjalani hasil swab test lanjutan. Namun sebelum hasilnya keluar, Syaripudin terlebih dulu ditemukan meninggal dunia.

Penemuan ini pertama kali diketahui adik korban, sebab sang kakak sehari sebelumnya sudah tak ada kabar setelah mengeluhkan sakit dengan hasil reaktif.

"Karena tak ada kabar jadi adiknya bersama ketua RT setempat langsung ke lokasi dan ditemukan korban sudah meninggal keadaan terlengtang di atas kasur," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait