Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PKS Layangkan Pernyataan Resmi Ucapan Duka untuk Mendiang Bupati Muharram

Yovanda Noni Rabu, 23 September 2020 | 16:57 WIB

PKS Layangkan Pernyataan Resmi Ucapan Duka untuk Mendiang Bupati Muharram
Bupati Berau Muharram, ketika menyampaikan kabar kesehatannya setelah terkonfirmasi Covid-19 di Balikpapan (tangkapan layar @berauterkini)

Keluarga besar PKS berduka atas wafatnya salah satu kader terbaik PKS yang juga Bupati Berau H. Muharram

SuaraKaltim.id - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melayangkan bela sungkawa atas wafatnya Bupati berau Muharram

Melalui akun media sosial, PKS mengunggah pernyataan resmi ucapan duka bagi mendiang Bupati Berau Muharram yang merupakan kader PKS

"Keluarga besar PKS berduka atas wafatnya salah satu kader terbaik PKS yang juga Bupati Berau H. Muharram. Semoga diberikan husnul khotimah. Diterima segala amal baiknya dan diampuni segala kesalahannya. Kami bersaksi beliau orang baik," demikian pernyataan resmi PKS melalui aku media sosial yang dikutip Suara.com, Rabu (22/9/2020).

Bupati Berau, Kalimantan Timur, Muharram (52), meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina, Balikpapan, pada Selasa (23/9/2020), sore, setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat tertular Covid-19.

Sahabat dan rekan-rekan mendiang, di antaranya Wakil Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat dari Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid juga turut menyampaikan duka cita.

“Kembali kami keluarga besar PKS berduka. Salah satu kader terbaik PKS H. Muharram yang juga bupati Berau, wafat. Innaalillah... Semoga Allah karuniakan husnul khatimah dan syahadah wa min ahlil jannah. Keluarga dan kami yang ditinggalkan tetap tabah dan istiqamah. Lahu Al Fatihah,” kata Hidayat.

Muharram dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 10 September 2020 ketika menjalani tes kesehatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Muharram menjalani tes kesehatan dalam rangkaian tes kesehatan sebagai peserta pilkada 2020 di Kabupaten Berau.

Belum diketahui secara pasti darimana Muharram tertular virus, namun sebelumnya, pada 1 September 2020, dia mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat kunjungan kerja ke Maratua, Kabupaten Berau, demikian dilaporkan Antara.

Muharram dilantik menjadi bupati Berau periode 2016-2021 bersama Wakil Bupati Agus Tantomo pada 17 Februari 2016.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait