Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupatinya Meninggal Dunia, Warga Berau Kibar Bendera Setengah Tiang

Yovanda Noni Rabu, 23 September 2020 | 12:58 WIB

Bupatinya Meninggal Dunia, Warga Berau Kibar Bendera Setengah Tiang
Pemkab dan warga Kota Berau mengibarkan bendera setengah tiang, sebagai penghormatan terakhir untuk Alm. Bupati Muharram ( Foto : tangkapan layar akun istagram @berauterkini)

Jalani perawatan secara intensif selama 13 hari sejak tanggal 10 September 2020 di RS Pertamina Balikpapan, Bupati Berau, H Muharram (52) meninggal dunia (22/9/2020)

SuaraKaltim.id - Perkantoran Pemerintah Kabupaten Berau, mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan atas berpulangnya Bupati Berau Muharram.

Tidak hanya di lingkungan Pemkab, warga Kota Berau juga melakukan hal yang sama. Menyusul ucapan bela sungkawa di berbagai akun media sosial milik Pemkab Berau, warga Berau menyatakan kehilangan sosok pemimpin yang adil dan dermawan.

“Penghormatan seting-tingginya untuk Bupati kita,” tulis akun @yasserarafat125. “Tunai sudah janji bakti,” tulis @bakul.kue.alika.

“Saya sebagai pendatang baru di Berau ikut berduka cita atas berpulangnya Alm Bapak H Muharram. Khusnul Khotimah pak, insyaAllah ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi allah SWT,” untaian doa dari @adidrum_nathanael.

Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sebagai bentuk penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Muharram yang berpulang.

Dalam siaran persnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi, menyebut sebelum meninggal dunia Bupati Berau sempat mengalami kondisi terburuk pada 13 September lalu.

Kondisi Bupati Muharram sempat membaik, akan tetapi karena pneumonia berat yang disebabkan oleh Virus Corona atau covid-19 telah menyerang keseluruhan paru dan disertai comorbid yang diderita maka beliau tidak dapat diselamatka.

Setelah dilakukan perawatan secara intensif selama 13 hari sejak tanggal 10 September 2020 di RS Pertamina Balikpapan, Bupati Berau, Kalimantan Timur H Muharram (52) meninggal dunia pada (22/9/2020).

"Tanggal 22 september mengalami gagal nafas. Tim medis covid-19 RS Pertamina Balikpapan telah berusaha dengan maksimal untuk meningkatkan kondisi beliau,” katanya.

Almarhum Bupati Muharram disalatkan di RS Pertamina oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 dan kerabat dekat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait