Suku Dayak Wehea, Masyarakat Adat yang Menyatu dengan Alam

Meskipun pengaruh perubahan zaman ikut memengaruhi perubahan struktur kelembagaan adat, masyarakat Dayak Wehea tetap mempertahankan pemberlakuan aturan dan kelembagaan adatnya

Yovanda Noni
Kamis, 22 Oktober 2020 | 08:44 WIB
Suku Dayak Wehea, Masyarakat Adat yang Menyatu dengan Alam
Duta Wehea, Eng Doq mengenakan pakaian kebesaran Suku Dayak Wehea. (Foto : Yovanda)

Program manager RHO, Yayasan BOS, Aldrianto Priadjati, menyebut, Suku Dayak Wehea memiliki adat dan tradisi sangat mendukung nilai-nilai pelestarian alam.

Sebagai yayasan penyelamatan orangutan, Yayasan BOS memiliki kedekatan emosional dengan Warga Dayak Wehea.

“Kita perlu menjaga adat dan tradisi Dayak Wehea untuk dijadikan sebagai penyangga upaya pelestarian orangutan dan habitatnya yang kami kerjakan. Semakin banyak orang mengenal dan mencintai adat dan tradisi Dayak Wehea, maka upaya pelestarian orangutan dan habitatnya juga akan semakin baik terwujud,” kata Aldrianto.

Baca Juga:Tak Punya Uang Beli Kado, Seorang Ayah di Kutim Nekat Curi HP untuk Anaknya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini