alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Orang Rampok Rumah Mewah di Samarinda, Penghuni Disekap, CCTV Dirusak

Sapri Maulana Rabu, 21 April 2021 | 16:44 WIB

Tiga Orang Rampok Rumah Mewah di Samarinda, Penghuni Disekap, CCTV Dirusak
Polisi saat melakukan olah TKP di rumah mewah yang disatroni perampok. [Istimewa]

Penghuni rumah atau istri dari pemilik rumah diketahui sempat disekap. Suara teriakan sempat terdengar.

SuaraKaltim.id - Rusman, 36 tahun, berlari menuju salah satu rumah mewah di Jalan Danau Semayang, Sungai Pinang Luar, Samarinda, Selasa 20 April 2021 sore. Ia melihat tiga pria masuk menuju rumah tersebut.

Penghuni rumah atau istri dari pemilik rumah diketahui sempat disekap. Suara teriakan sempat terdengar.

Selain mengambil sejumlah barang, kamera pengawas atau CCTV dirusak. Mulai dari ponsel, uang dollar, dan perhiasan diambil perampok.

Rusman menyebut, istri pemilik rumah sempat disekap. Namun karena tiga perampok itu sibuk mencari barang berharga yang bisa diambil, istri pemilik rumah mengambil kelengahan itu untuk keluar rumah mencari pertolongan.

Baca Juga: Pembongkar Korupsi Damkar Depok Bawa Sajam, Sandi: Saya Bawa Tongkat Kayu

"Di dalam rumah ada empat orang. Istri pemilik rumah dan tiga anak perempuan," ucap Rusman, dilansir dari Presisi.co, media jaringan Suara.com.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudey menjelaskan, pelaku masuk dengan mencongkel daun pintu.

"Saat kejadian, tiga anak perempuan berada di lantai dua dan tidak mengetahui kejadian. Kemudian di lantai bawah istri pemilik rumah disekap," bebernya.

Ia menyebut, dari hasil penyelidikan sementara, satu ponsel, sejumlah perhiasan, dan uang dollar dibawa perampok. Namun belum diketahui total kerugian.

Ipda Dovie membenarkan bahwa pelaku merusak CCTV dengan memotong kabel dan membawa servernya untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga: Heboh! Video Rekaman CCTV Diduga Sandi Bawa Sajam ke Kantor Damkar Depok

"Kami menduga pelaku dari luar kota. Mengingat pernah terjadi kasus serupa di TKP lain yang pelakunya belum tertangkap," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait