alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Novel Baswedan Terancam Dipecat, Karena Tidak Lulus Tes Wawasan Kebangsaan?

Sapri Maulana Selasa, 04 Mei 2021 | 19:25 WIB

Novel Baswedan Terancam Dipecat, Karena Tidak Lulus Tes Wawasan Kebangsaan?
Penyidik KPK Novel Baswedan (tengah). (Suara.com/Welly Hidayat).

Mengenai kabar ini KPK ikut angkat bicara. KPK telah mengaku sudah menerima hasil tes WK (wawancara kebangsaan) dari BNK

SuaraKaltim.id - Kini nama Novel Baswedan selaku penyidik senior KPK kembali digunjing, lantaran dituding terancam dipecat. Pemecatan dikabarkan karena Novel tidak lulus tes wawasan kebangsaan.

Hal tersebut telah diungkap sendiri olehnya. Ia mengaku telah mendengar kabar tersebut.

Ada puluhan anggota pegawai lembaga termasuk dirinya yang terancam dipecat, ungkapnya.

Alasannya, karena mereka tidak lulus dalam tes wawasan kebangsaan yang merupakan bagian dalam seleksi pengalihan status dari KPK menjadi ASN.

Baca Juga: Novel Disebut Tak Lulus, Pegawai KPK Akui Dikasih Soal-soal Radikalisme

Selain itu, juga ada banyak anggota KPK yang dinyatakan tidak lulus dalam tes tersebut. Bahkan sebagiannya juga ada yang berasal dari penyidik dari internal lembaga antirasuah dan pejabat struktural.

“Kalau benar dilakukan (pemecatan), tentu seperti itu (direncanakan sejak revisi). Aneh kalau enggak lulus WK (Wawasan Kebangsaan). Silakan lihat profil orang-orangnya,” kata Novel, dilansir dari Hops.id.

Dirinya menduga bila memang hal tersebut benar-benar dilakukan, maka hal ini hanya sebagai upaya untuk menyingkirkan orang-orang berinteraksi di KPK.

Mengenai kabar ini KPK ikut angkat bicara. KPK telah mengaku sudah menerima hasil tes WK (wawancara kebangsaan) dari BNK pada Selasa (27/3/2021).

“Untuk mengenai hasilnya, sejauh ini belum diketahui, karena informasi yang kami terima mengenai data tersebut belum diumumkan,“ ungkap  juru bicara KPK Ali Fikri, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: KPK Absen di Sidang Perdana Praperadilan, Kubu RJ Lino Kecewa

Ali mengaku belum mengetahui lebih detail mengenai hasil tersebut. KPK akan segera mengklasifikasi data hasil asesmen pegawai, lanjutnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait