"Karena ditelpon perlu bukti saya langsung hubungi rumah sakit, saya kirim staf untuk minta data, dapat datanya bahwa hasil Swab positif. Akhirnya pihak keluarga sepakat untuk dibawa balik Samarinda,"jelas Ivran.
Ketika hendak balik ke Samarinda, pihak keluarga langsung menghubungi BPBD Samarinda. Tetapi diminta tak usah masuk Samarinda tapi langsung ke pemakaman Covid-19, Tanah Merah Serayu.
"Itu dilakukan pemakaman langsung. Dimakamkan jam 04.20 - 04.35 dini hari," sebutnya.
Dijelaskan Ivran saat kejadian itu pihak keluarga koperatif. Sebagai manusia dia anggap hal itu suatu yang wajar. Karena semua pasti inginkan jika ada keluarga meningal, inginya dimakamkan pada tempat sendiri.
Baca Juga:Isolasi Pemudik Ngeyel di Tempat Angker, Kapolres Bogor: Siang Aja Ngeri
"Kita maklumi itu tapi kan secara aturan tetap kita jalankan, baik kok mereka , bahkan mengucapkan terimakasih, pemakamannya bagus dan lain sebagainya," tuturnya.
Kontributor : Jifran