alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Markis Kido Embuskan Nafas Terakhir di Lapangan Bulu Tangkis, Usai Kena Serangan Jantung

Chandra Iswinarno Senin, 14 Juni 2021 | 21:04 WIB

Markis Kido Embuskan Nafas Terakhir di Lapangan Bulu Tangkis, Usai Kena Serangan Jantung
Legenda pemain ganda Indonesia Markis Kido. [Akun IG markis_kido11]

Markis Kido, Atlet bulu tangkis spesialis ganda ini diketahui wafat usai terkena serangan jantung saat bermain bulu tangkis.

SuaraKaltim.id - Legenda bulu tangkis ganda putra Indonesia Markis Kido meninggal dunia pada Senin (14/6/2021). Atlet bulu tangkis spesialis ganda ini diketahui wafat usai terkena serangan jantung saat bermain bulu tangkis.

Jurnalis olah raga senior Ainur Rohman melalui akun Twitter @ainurohman menyebut penyebab Kido mengembuskan nafas terakhir di lapangan bulu tangkis.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Hari ini, salah satu pahlawan bulu tangkis terbesar Indonesia Markis Kido meninggal dunia pd usia 36 thn. Kido meninggal karena serangan jantung saat bermain Tangerang. RIP," tulis Ainur.

Sebelumnya diberitakan, Mantan pebulutangkis kebanggaan Indonesia Markis Kido meninggal dunia pada Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Markis Kido Wafat, Hendra Setiawan Beri Ucapan Menyentuh Kalbu

Kabar tersebut disampaikan mantan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Yuni Kartika melalui akun Instagramnya.

"BREAKING NEWS!! Telah meninggal dunia salah satu pebulutangkis terbaik tanah air “Markis Kido” Semoga amal dan ibadahnya diterima disisi Tuhan YME!! Amin Selamat jalan Markis Kido…"

Legenda bulutangkis Indonesia ini diketahui meninggal dalam usia 36 tahun. Karir Markis berawal di Pelatnas Cipayung. Markis kali pertama memulai karier di dunia bulutangkis dipasangkan dengan Hendra Setiawan.

Kombinasi Markis-Hendra terbukti sukses dengan sederetan juara yang berhasil disabet, seperti Djarum Indonesia Open (2005), Hongkong Open (2006), World Championship (2007), Olimpiade Beijing (2008), Malaysian Super Series (2008).

Meski terbilang sukses, ketidakcocokan kontrak yang ditawarkan PB PBSI membuat Markis dan Hendra memutuskan hengkang dari Pelatnas di 2009.

Baca Juga: Markis Kido Juara Olimpiade 2008 Tutup Usia

Keluar dari Pelatnas tidak membuat mereka kehilangan skill bermain. Dibuktikan dengan keberhasilan mereka menyabet gelar juara laga Singapura Open yang diselenggarakan, Juni 2012.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait