alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalur Zonasi Didemo, Pemkot Balikpapan Kembali Buka PPDB SMP Berdasarkan Nilai Tertinggi

Riki Chandra Senin, 21 Juni 2021 | 20:23 WIB

Jalur Zonasi Didemo, Pemkot Balikpapan Kembali Buka PPDB SMP Berdasarkan Nilai Tertinggi
Orang tua siswa di Balikpapan menggeruduk kantor disdikbud setempat pada Senin (21/6/2021). [Inibalikpapan.com]

Silahkan mendaftar. Seleksinya berdasarkan nilai tertinggi. Bukan jarak lagi, tapi nilai tertinggi, tandas Muhaimin.

SuaraKaltim.id - Usai didemo orang tua siswa, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali memutuskan untuk membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur zonasi.

“Tadi arahan Pak Wali semua sekolah yang ada sisa kuotanya kita buka kembali. Jadi kita publish, Tapi bukan sebagai jalur prestasi, melainkan jalur zonasi wilayah saja,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Muhamin, dikutip dari Inibalikpapan.com - jaringan Suara.com, Selasa (21/06/2021).

Menurutnya, masing-masing sekolah akan dimaksimalkan kuota yang tersisa. Warga dipersilahkan mendaftar dan nantinya akan diselesaikan berdasarkan nilai tertinggi dimasing-masing jalur zonasi.

“Jadi daftarnya offline di masing-masing sekolah. SMP Negeri 1 misalnya ada 5 kuota, SMP 2 misalnya ada 10, SMP 12 misalnya ada 30,” bebernya.

Baca Juga: Waduh Ada Klaster PPDB di Balikpapan, Enam Guru SDN 006 Balikpapan Positif Covid-19

“Silahkan mendaftar. Seleksinya berdasarkan nilai tertinggi. Bukan jarak lagi, tapi nilai tertinggi,” tandas Muhaimin.

Menurutnya, pendaftaran akan dibuka selama dua hari pada akhir bulan Juniini untuk mengakomodir tuntutan Forum Orangtua siswa.

“Nanti kita buka dua hari saja tanggal 29-30 Juni,” ujarnya .

“Kenapa tanggal itu karena kita tidak boleh menganggu proses PPDB yang baru berakhir tanggal 28 Juni, 26 Juni pengumuman, 27-28 Juni adalah daftar ulang,” jelasnya lagi.

Selain itu, pihaknya juga mengakomodir bagi orangtua yang salah saat PPDB online khusus dalam menentukkan titik koordinat untuk menentukan jarak antara sekolah dengan rumah.

Baca Juga: 6 Guru Panitia PPBD di Balikpapan Positif Covid-19, Kadis Pendidikan Bilang Begini

“Orangtua ada yang merasa penentuan titik koordinatnya itu merasa salah, silahkan membetulkan ke admin sekolah yang dituju,” ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait