Penertiban PKL di Pasar Pandansari Diwarnai Adu Mulut antara Pedagang dengan Petugas

Pemkot Balikpapan melalu Satpol PP dan instansi terkait melakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan persis di halaman Pasar Pandansari, Balikpapan.

Chandra Iswinarno
Rabu, 23 Juni 2021 | 12:27 WIB
Penertiban PKL di Pasar Pandansari Diwarnai Adu Mulut antara Pedagang dengan Petugas
Petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pandan Sari, Rabu (23/6/2021) pagi. [SuaraKaltim.id/Tuntun Siallagan]

SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalu Satpol PP dan instansi terkait melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan persis di halaman Pasar Pandansari, Balikpapan Barat pada Rabu (23/6/2021) pagi.

Dari pantauan SuaraKaltim.id di lokasi, saat dilakukan penertiban, para petugas sempat diadang PKL hingga sempat terjadi adu mulut. Mereka mengaku, tidak terima dengan penggusuran itu lantaran tidak semuanya pedagang di depan pasar langsung dilakukan penggusuran.

"Ada apa ini? Kenapa di sana masih ada (yang jualan)? Kami curiga kalau seperti ini," ujar Dahlan salah satu pedagang telur di lokasi.

Dia mengungkapkan, kekesalannya dan mengatakan kepada petugas ada sesuatu di balik penggusuran yang dilakukan hari ini. Menurutnya, kalau memang pemerintah serius melakukan penertiban, seharusnya serius melakukannya.

Baca Juga:Pemkot Balikpapan Kerahkan Petugas Gabungan Bongkar Lapak PKL di Pasar Pandansari

Tidak ada tebang pilih dan menggusur semua PKL yang memang menyalahi peraturan.

"Saya minta tolong. Kalau bisa persoalan ini sampai ke Gubernur. Ada apa ini. Saya curiga. Saya menduga. Kenapa hanya yang di sini (digusur)," tambahnya.

Dijelaskannya lagi, Dahlan bersama dengan pedagang lainnya sebenarnya mau dipindahkan dan berjualan di lantai satu, dua, maupun tiga Pasar Pandansari, tapi harus semua pedangan yang didepan pasar ditertibkan.

"Tidak masalah pindah ke lantai dua atau lantai tiga. Tapi harus semua pedangan ini dipindahkan. Sama-sama mengadu nasib di dalam pasar," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pedangan bahan pokok yang berada di dalam pasar, Herman, mengaku kalau jualannya tidak terlalu ramai setiap harinya. Pembeli yang datang hanya beberapa ditambah dengan warga yang memang langganannya.

Baca Juga:Pemkot Balikpapan Ubah Jalur Angkot, Ini Alasannya

"Memang di dalam agak sepi pembeli. Soalnya di luar banyak juga pedangan. Tentu warga yang mau belanja pasti di luar saja karena tidak ribet ke dalam pasar," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini