Sedangkan saat ditanya antisipasi lonjakan pasien Covid-19, RSPB sudah mengajukan peningkatan kapasitas sesuai dengan permintaan pemerintah seperti kamar isolasi. Dari yang sebelumnya 90 bed akan ditambah 20 bed lagi agar mencapai 110 bed.
"Kalau wacana untuk menutup IGD sementara, kami belum ada, karena kami kan ada kerja sama dengan beberapa perusahaan. Ada juga perusahaan yang menyedikan tempat untuk pasien gejala ringan dengan pengawasan kami. Kami juga menyediakan tempat untuk isolasi satu bangunan dengan 21 tempat tidur. Itu untuk berjaga-jaga kalau terus naik jumlah pasien," kata Khairuddin.
Direktur RSPB Balikpapan ini pun berharap kenaikan Covid-19 segera berakhir dan menurun. Terlebih sekarang PPKM Darurat sudah diterapkan.
"Kalau kami 'kan di rumah sakit selalu menampung sebagai hilir, yang penting di hulu. Sekarang sudah jalan PPKM Darurat. Semoga angka menurun, karena kami di rumah sakit pasti kesulitan kalau menambah kapasitas terus. Kendalanya karena kami juga melayani yang non-covid dan harus dipisahkan. Jadi hulu harus diprioritaskan. Semoga PPKM ini ditingkatkan pengawasan agar Covid-19 segera menurun," pungkasnya.
Baca Juga:Pasien Covid-19 Terus Membludak, Tenaga Kesehatan di RSKD Mulai Kelelahan
Kontributor : Tuntun Siallagan