Kenaikan Angka Aktif Covid-19, Karena Tracing Intensif Sering Dilakukan Pemprov Kaltim

Kaltim sudah punya beberapa tempat untuk Isoter.

Denada S Putri
Senin, 09 Agustus 2021 | 16:41 WIB
Kenaikan Angka Aktif Covid-19, Karena Tracing Intensif Sering Dilakukan Pemprov Kaltim
Sekretaris Provinsi Kaltim Muhammad Sa'bani. [Suara.com/Denada S Putri]

Ada 5 provinsi yang mengalami kasus harian tertinggi selama masa PPKM Level 4.

Per Kamis (5/8) kasus aktif di Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat 22.529 kasus. Kemudian, Sumatera Utara (Sumut) dengan 21.876 kasus aktif. Papua dengan 14.989 kasus aktif. Sumatera Barat (Sumbar) dengan 14.496 kasus aktif, dan Riau dengan 13.958 kasus aktif. Akibatnya, 5 daerah tersebut mendapatkan rapor merah dari Jokowi.

Isran Noor bahka tidak menyalahkan masyarakatnya. Menurutnya, kepatuhan masyarakat Kaltim untuk menaati protokol kesehatan (Prokes) sudah baik secara nasional. Dibuktikan dengan Kaltim yang mendapatkan warna hijau atau kesembuhan di atas 90 persen.

Isran menegaskan, usaha sudah dilakukan. Termasuk bekerjasama Kodam IV Mulawarman dan Polda Kaltim juga telah dibangun. Salah satunya, serbuan vaksinasi massal.

Baca Juga:Pemilihan Gubernur Masih 3 Tahun Lagi, PDIP Kaltim Bakal Usung Saparudin Maju Jadi Cagub

Tracing, testing dan treatment pun juga terus dilakukan. Sedangkan, terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi, juga disebabkan adanya tenaga kerja dari luar Provinsi Kaltim yang telah ditracing dan memang ternyata banyak positif Covid-19.

"Jadi, bukan karena masyarakat tidak patuh. Masyarakat Kaltim sangat patuh," lugas Isran.

Kontributor: Apriskian Tauda Parulian

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini