Ada 3.839 Orang yang Positif Covid-19 dan Masih Keluyuran di Fasilitas Umum

"Diluncurkan baru sebulan, sudah ada 29 juta yang melakukan check in dengan PeduliLindungi, tetap saja ada 3.839 orang yang masuk kategori hitam."

Denada S Putri
Senin, 13 September 2021 | 21:33 WIB
Ada 3.839 Orang yang Positif Covid-19 dan Masih Keluyuran di Fasilitas Umum
Sejumlah pengunjung Mall yang tengah melakukan scan barcode peduli lindungi di Aeon Mall BSD City, Tangerang, Jumat 20 Agustus 2021. [Suara.com/Hilal Rauda Fiqry]

SuaraKaltim.id - Hasil pelacakan aplikasi PeduliLindungi membuat gempar publik. Pasalnya aplikasi besutan pemerintah itu berhasil mendeteksi ada 3.839 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih beraktifitas dan berkeluyuran di beberapa fasilitas umum.

"Diluncurkan baru sebulan, sudah ada 29 juta yang melakukan check in dengan PeduliLindungi, tetap saja ada 3.839 orang yang masuk kategori hitam," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dilansir dari Suara,com, Senin (13/9/2021).

Ia mengatakan, aplikasi yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) itu mencatat 3 ribu orang tersebut terdeteksi positif saat memasuki pusat perbelanjaan, 43 orang terdeteksi saat berada di bandara, 63 orang saat menumpang di kereta api, dan 55 sisanya saat masuk ke restoran.

"Orang-orang ini adalah yang sudah teridentifikasi positif Covid-19 yang harusnya diam di rumah atau diisolasi berpusat. Dengan demikian, kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil dan kita lakukan karantina," ucapnya.

Baca Juga:Pemerintah Kembali Longgarkan PPKM, Bioskop dan Tempat Wisata Boleh Buka

Menurutnya, aplikasi itu membagi kriteria seorang pengunjung di fasilitas umum ke dalam empat indikator warna. Hita, umtuk pengunjung positif Covid-19 atau yang mengalami kontak erat dengan pasien. Merah untuk orang yang belum menerima vaksin Covid-19.

Kemudian kuning, bagi orang yang sudah menerima satu kali vaksin atau berstatus sebagai penyintas kurang dari tiga bulan serta tak ada bahwa yang bersangkutan positif dan berkontak erat dengan pasien.

Terakhir hijau, bagi orang yang sudah menerima dua dosis vaksin dan tidak ada hasil tes positif maupun kontak erat dengan pasien Covid-19.

"Hitam itu artinya positif Covid-19, tapi masih jalan-jalan," katanya.

Lebih lanjut, aplikasi PeduliLindungi dibangun dengan menghubungkan sistem big data Kemenkes yang diberi nama New All Record (NAR). Dimana hal itu berisi rekaman data masyarakat yang menjalani pemeriksaan tes cepat PCR ataupun antigen pada fasilitas kesehatan (Faskes) yang bekerjasama dengan Kemenkes.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Masih Naik, Luhut Tegur Pemprov Jawa Tengah

"Kita juga pastikan bahwa semua vaksin yang disuntikkan itu pasti masuk ke dalam Aplikasi PeduliLindungi dan kita memahami ada beberapa yang saat disuntik tapi tidak masuk sertifikatnya. Sekarang kita sudah memberikan call center khusus juga website khusus, email khusus. Itu bisa diperbaiki," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini