Keren! Wastafel Cerdas Diciptakan 8 Mahasiswa Asal Bontang, Mampu Bekerja Tanpa Sentuhan

Alat cuci tangan ini juga dilengkapi dengan bak penampungan air.

Denada S Putri
Sabtu, 25 September 2021 | 18:40 WIB
Keren! Wastafel Cerdas Diciptakan 8 Mahasiswa Asal Bontang, Mampu Bekerja Tanpa Sentuhan
8 mahasiswa STITEK Bontang memamerkan hasil karya mereka, Wastafel Otomatis. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bontang berhasil menciptakan wastafel otomatis. Sebanyak 8 orang mahasiswa yang melakukan penemuan itu.

Wastafel yang menggunakan sensor gerak ini dirakit oleh kelompok mahasiswa jurusan Teknik Elektro. Alat yang diberi nama wastafel cerdas, bisa dioperasikan hanya mengandalkan sensor. 

Pembina STITEK Multi Engineering, Akbar menyampaikan, alasan penamaan wastafel cerdas karena alat ini mampu menjalankan perintah tanpa sentuhan.

Penggunanya cukup mendekat ke keran, kemudian secara otomatis air mengalir dari mulut ledeng. 

Baca Juga:Kolaborasi dengan PMM UMM, Desa Bocek Adakan Vaksinasi untuk Warganya

"Sehingga mengeluarkan air tanpa menggunakan keran, tapi perintah itu bersifat menggunakan jarak," ungkapnya, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (25/9/2022).

Alat cuci tangan ini juga dilengkapi dengan bak penampungan air. Berbeda dengan wastafel pada umumnya, yang di mana air bekas cucian dibiarkan terbuang mengalir hingga becek di sekitar wastafel.

"Di luar sana kan apa yang kita pakai menggangu karena buat becek, kalau airnya tumpah-tumpah," ungkapnya.

Menggunakan energi baterai untuk pengoperasian

Untuk pengoperasian, alat ini menggunakan listrik yang disuplai dari baterai. Daya penyimpanan energi baterai cukup lama, bisa bertahan selama 3 hari. 

Baca Juga:Polisi Tangkap 26 Mahasiswa Unhas

Sementara untuk pengisian daya baterai hingga penuh hanya dalam 1 jam. "Jauh lebih hemat dan praktis," ujarnya. 

Akbar menuturkan, mahasiswa bisa merakit alat ini kurun 1 bulan saja. Tahapan paling menyita waktu, saat penyesuaian dengan energi, sekitar 1 minggu. 

"Itulah yang kami coba kaji, teliti selama kurang lebih satu bulan dari segi awal dirancang hingga selesai," katanya.

Dari sisi modal, Akbar menyebutkan, biaya perakitan alat ini sebanyak Rp 2 juta. Menurutnya, biaya ini tergolong ekonomis, karena bisa menghasilkan wastafel seperti ini. 

"Walau budget murah tetapi alat yang diproduksi bisa tahan lama dan kokoh," ucapnya. 

Sementara waktu, wastafel otomatis ini akan dipakai di kampus STITEK. Ke depan, ia berencana bakal memproduksi massal apabila permintaan dari masyarakat berdatangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini