Sedangkan, tuntutan para tim agar memecat oknum dosen arogan, dia memilih bungkam dan tak berkomentar.
Dirinya harus meminta pertimbangan dari beberapa pihak yang perlu diajak memutuskan kebijakan tersebut.
"Pihak yayasan memerlukan pertimbangan lain untuk mengambil keputusan," pungkasnya.
Baca Juga:Dipaksa Aparat Bubar, Ribuan Pendukung Pemerintah Sipil di Sudan Ditembaki Gas Air Mata