alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beasiswa Bontang Gunakan Skema Rangking IPK, Ini Cara Lengkap Mendaftarnya

Denada S Putri Senin, 11 Oktober 2021 | 19:24 WIB

Beasiswa Bontang Gunakan Skema Rangking IPK, Ini Cara Lengkap Mendaftarnya
Ilustrasi beasiswa pendidikan. (Shutterstock)

Pemerintah kota menyiapkan Rp 1,65 miliar untuk mahasiswa yang menjalani studi di perguruan tinggi.

SuaraKaltim.id - Pendaftaran secara online beasiswa bagi mahasiswa Kota Bontang mulai dibuka Selasa, (12/10/2021) esok. Tahun ini, pemerintah kota menyiapkan Rp 1,65 miliar untuk mahasiswa yang menjalani studi di perguruan tinggi. 

Ada 3 kategori yang dibuka yakni Beasiswa prestasi mulai tingkat D3, S1 hingga S2. Kemudian beasiswa Coass serta beasiswa penulisan tugas akhir.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Aguswati mengatakan, besaran dana yang diterima tiap pemohon beragam, tergantung dari kategori mereka.

"Yah sekitar Rp 3 juta atau Rp 4 jutaan lah, sesuai kategorinya," ujarnya dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin, (11/10/2021).

Baca Juga: Warga Loktuan Bontang Sudah 7 Kali Diserang Buaya, Lurahnya Usul Buat Penangkaran

Aguswati menjelaskan, untuk total kuota penerima akan menyesuaikan dengan jumlah pemohon yang mendaftar. Apabila pemohon melebihi anggaran yang tersedia, seleksi penerima beasiswa akan menggunakan skema rangking. 

"Biasanya sistem rangking karena mahasiswa Bontang banyak yang pinter. IPK-nya tinggi-tinggi," katanya. 

Ia melanjutkan, syarat pemohon beasiswa tak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Setiap pemohon yang sudah menerima beasiswa dari Kaltim Cemerlang, tak diperkenankan mengurus di Bontang. 

"Yah kalau sudah dapat gak boleh lagi urus," ungkapnya.

Di tahun-tahun sebelumnya, kuota penerima beasiswa mencapai 550 orang. Tapi, di tahun ini jumlah anggaran yang disiapkan lebih besar dari tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Beasiswa Bontang Dibuka Selasa, Pemkot Siapkan Rp 1,65 Miliar untuk Ratusan Mahasiswa

Di 2019 lalu, beasiswa dianggarkan Rp 1,5 miliar. Tahun ini anggaran yang diberikan bertambah Rp 150 juta. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait