alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Viral dan Banyak Dikritik Warganet, Jalan Poros Samarinda-Bontang 'Ditambal'

Denada S Putri Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Usai Viral dan Banyak Dikritik Warganet, Jalan Poros Samarinda-Bontang 'Ditambal'
Perbaikan jalan poros Samarinda-Bontang oleh BBPJN Kaltim-Kaltara. [Grup WhatsApp Media Publik Samarinda]

"Viral dulu baru dikerjakan..."

SuaraKaltim.id - Jalan poros Samarinda-Bontang akhirnya diperbaiki. Bersifat sementara karena nampaknya, beberapa lubang yang ada di jalanan tersebut hanya 'ditambal' saja.

Sebelumnya, kecelakaan kembali terjadi di jalan poros penghubung dua daerah tersebut. Korban yang berjatuhan bahkan mencapai puluhan.

Akibat itu, warganet yang merupakan dominan masyarakat Kaltim protes dengan keterlambatan pihak terkait untuk memperbaiki jalanan tersebut. Padahal, jalan poros itu berstatus jalan nasional yang berarti kewenangan Pemerintah Pusatlah untuk memperbaiki jalan tersebut.

Perbaikan jalan poros Samarinda-Bontang oleh BBPJN Kaltim-Kaltara. [Grup WhatsApp Media Publik Samarinda]
Perbaikan jalan poros Samarinda-Bontang oleh BBPJN Kaltim-Kaltara. [Grup WhatsApp Media Publik Samarinda]

Rusaknya jalan diperkirakan karena perubahan fungsi lahan yang terjadi. Di mana di sekitar jalan rusak, disinyalir ada aktivitas pertambangan dan pembangunan perumahan.

Baca Juga: Anies: Kampung Tanah Merah Jadi IMB Kawasan Pertama di Indonesia

Melansir dari unggahan @info_samarinda_,  jalanan sudah diperbaiki oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim-Kaltara.

"Dari Pihak BBJN lakukan perbaikan Jalan yang terkelupas, berlobang dan rusak. Sore tadi (Senin 25 Oktober 2021)," katanya dikutip dari keterangan tulis yang diberikan admin, Selasa (26/10/2021).

Tanggapan warganet

Melihat jalanan tersebut diperbaiki, beberapa warganet pun memberikan komentarnya. Kebanyakan dari mereka masih merasa geram karena jalanan tersebut baru diperbaiki ketika sudah viral di media sosial.

"Setelah viral, kerja kita selanjutnya adalah mengawasi dan menjaga," katanya.

Baca Juga: Kabar Gembira, Dua Tempat Wisata Milik Pemkab Kukar Sudah Dibuka

"Batu bara hari hari lewat di sungai. Sementara jalan di masih banyak yang berlubang. Bukan maen," lanjut yang lain.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait