alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalan Rusak Bontang Lestari Diperbaiki di Februari, dengan Anggaran Rp 3,6 Miliar

Denada S Putri Jum'at, 07 Januari 2022 | 19:39 WIB

Jalan Rusak Bontang Lestari Diperbaiki di Februari, dengan Anggaran Rp 3,6 Miliar
Kondisi jalan rusak di depan Tempat Pemrosesan Akhir Bontang Lestari. [KlikKaltim.com]

"Sudah dilelang, dan ada pemenangnya. Saat ini masih masa sanggah."

SuaraKaltim.id - Proyek rehabilitasi jalan rusak di ruas Ir Soekarno-Hatta rencananya mulai dilakukan Februari nanti. Tender proyek perbaikan jalan mulai Simpang RSUD-Kantor Kelurahan Bontang Lestari ini sudah dilakukan dengan nilai pagu anggaran Rp 4 miliar. 

Kontraktor pelaksana juga sudah ada, yakni CV Utama Persada Karya. Perusahaan itu berasal dari Kabupaten Berau. Mereka menawar proyek ini seharga Rp 3,6 miliar.

Saat ini Pemkot Bontang masih menunggu masa sanggah. Sebelum menetapkan pemenang kontraktor secara resmi. 

"Sudah dilelang, dan ada pemenangnya. Saat ini masih masa sanggah, diprediksi Februari akan mulai itu pengerjaan perbaikan jalan," kata Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Bontang, Anwar saat dikonfirmasi KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (7/1/2022). 

Baca Juga: Geger Aksi Warga Tanam Padi di Jalan yang Rusak, Publik: Viral Dulu Baru Ada Tindakan

Ia mengatakan, anggaran proyek rehabilitasi jalan sepanjang 10 kilometer ini bersumber dari APBN.Perbaikan hanya dilakukan di sejumlah titik yang rusak.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 69 titik kerusakan di jalan tersebut. Mulai tingkat, sedang hingga berat ada di ruas Jalan Ir Soekarno-Hatta. 

"Yang diperbaiki nanti titik kerusakannya yang parah. Contohnya di depan TPA. Waktu pengerjaan selama 5 bulan," terangnya. 

Rencananya, perbaikan jalan dijadwalkan selesai selama 150 hari atau 5 bulan. Dengan kata lain, Juni nanti pekerjaan sudah rampung.

Menunggu Anggaran APBD Provinsi 

Baca Juga: Salut, Sopir Ambulance Gendong Pasien Gara-Gara Jalan Rusak

Ia mengatakan, perbaikan Jalan Urip Sumoharjo dan M Roem juga akan dikerjakan tahun ini dengan sumber anggaran dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait