Warga Samarinda Sebut Ramadan 2022 Lebih Baik dari Sebelumnya, Walau Pandemi Masih Ada

Ke depan, ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Agar, masyarakat bisa melakukan tarawih seperti biasa.

Denada S Putri
Senin, 04 April 2022 | 05:30 WIB
Warga Samarinda Sebut Ramadan 2022 Lebih Baik dari Sebelumnya, Walau Pandemi Masih Ada
Ilustrasi--jemaah Masjid Islamic Center Samarinda yang jaga jarak kala melakukan salat di 2019 lalu. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Terbilang masih Covid-19, Ramadan di 2022 disebut lebih menyenangkan serta membahagiakan lantaran sudah mengalami perkembangan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kala itu, berbagai batasan dilakukan pemerintah untuk mengurangi penularan Covid-19. Tak terkecuali di Samarinda.

Kini, beberapa kelonggaran diberikan pemerintah. Hal itu membuat masyarakat Kota Samarinda merasa lebih leluasa dan bersyukur.

"Kalau tahun kemarin Covid-19 sedang naik-naiknya jadi kita beraktivitas susah. Nah tahun ini, Alhamdulillah sudah  melandai sehingga kita bisa melakukan pawai obor, tarawih ramai-ramai hingga melakukan pengajian bersama teman," ujar Jidan salah satu jemaah di Samarinda, melansir dari ANTARA, Senin (4/4/2022).

Ke depan, ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Agar, masyarakat bisa melakukan tarawih seperti biasa dan takbiran hingga bebas mudik tanpa syarat.

Baca Juga:Puasa Kedua, Ini Jadwal Imsakiyah Kota Samarinda Senin 4 April 2022

Jemaah lainnya Dwi Khusnul Mubiin juga ikut memberikan tanggapan. Ia mengaku, Ramadan tahun ini sama seperti sebelum adanya Covid-19. Katanya, bulan yang sangat dinanti-nantikan ini mengobati rasa rindu yang dirasakan masyarakat pra virus asal Wuhan ditemukan.

"Karena bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah," tuturnya.

Ia mengemukakan, walaupun Ramadan ini terasa lebih menggembirakan. Namun, di sisi lain, ia merasa prihatin dengan adanya kenaikan harga untuk beberapa sembako dan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Ia menyorot kelangkaan BBM jenis Pertalite. Ia mengaku, pengeluaran di Ramadan ini terasa sedikit berat dibandingkan Ramadan di tahun sebelumnya.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim, Muhammad Haiban juga ikut memberikan komentar. Ia menyebut, masyarakat Kaltim terlihat lebih antusias kala menyambut Ramadan.

Baca Juga:Asisten Pelatih Timnas Indonesia Dzenan Radoncic Jalankan Puasa, Banjir Pujian Netizen

Ia mengatakan hal tersebut kala melihat banyaknya jemaah masjid. Contohnya, di Masjid Ad-Dakwah yang berlokasi di Jalan Siradj Salman, Samarinda.

"Walaupun tadi sempat hujan lebat jemaah yang hadir banyak. Masjidnya lebih terisi, tidak seperti tahun lalu masyarakat sebagian masih ragu ke masjid karena Covid-19 sedang memuncak. Saya lihat jemaah ramai  memenuhi  masjid dan jemaah tetap mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini