facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PELNI Samarinda-Bontang Resmi Cabut Aturan Wajib PCR Sebagai Syarat Keberangkatan Penumpang

Denada S Putri Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB

PELNI Samarinda-Bontang Resmi Cabut Aturan Wajib PCR Sebagai Syarat Keberangkatan Penumpang
Pelabuhan Lok Tuan saat KM Binaya sandar beberapa waktu lalu. [KlikKaltim.com]

Koordinator PT PELNI Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, pelabuhan Lok Tuan di akhir bulan Mei akan menjadwalkan 3 keberangkatan.

SuaraKaltim.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi tidak lagi menjadikan syarat keberangkatan menggunakan hasil swab antigen atau PCR, bagi penumpang yang sudah divaksin sebanyak 2 kali. Kebijakan itu diambil setelah Pemerintah Pusat melonggarkan aturan termasuk di Pelabuhan Loktuan Kota Bontang. 

Di dalam aturan terbaru, calon penumpang yang telah menerima suntikkan vaksin dosis ketiga dan kedua hanya cukup menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi. Sementara, untuk masyarakat yang baru mendapat suntikkan vaksin pertama hanya cukup melampirkan hasil swab antigen 1x24 jam sebelum berangkat atau swab PCR selama tiga hari kebelakang. 

Koordinator PT PELNI Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, pelabuhan Lok Tuan di akhir bulan Mei akan menjadwalkan 3 keberangkatan. Pertama, dengan jadwal pada Jumat (27/5/2022) KM Egon dengan rute ke Sulawesi Selatan 9Sulsel).

Ia mengatakan, kapasitas penumpang dengan aturan yang sama mengizinkan 100 persen bisa terisi atau 405 orang. Soal syarat baru, tentu masyarakat sangat antusias dengan adanya kelonggaran. Misalnya calon penumpang yang baru disuntikkan vaksin pertama hanya melampirkan minimal rapid Antigen dan harga tentu terjangkau. 

Baca Juga: Pemudik Bermotor Ingin Rasakan Arus Balik Lebaran 2022 yang Beda? Ini Persyaratan Angkutan Gratis Pakai Kapal PELNI

"Iya di tanggal 27 nanti pukul 21.00 Wita KM Egon dijadwalkan berangkat. Sementara tiket yang terjual sudah 270an orang," katanya, saat dikonfirmasi KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (22/5/2022). 

Selanjutnya sehari berselang, pada Sabtu (28/5/2022) pukul 09.00 Wita KM Binaiya menuju Sulsel. Tepatnya, ke Awerange pun juga akan berangkat. 

Berdasarkan catatan PT PELNI, tiket sementara sudah habis terjual sebanyak 600-an. Dari total kapasitas ideal bisa menampung sebanyak 1.000 penumpang. Selain itu, KM Binaya juga akan berangkat dua hari berselang, pada (30/5/2022) pukul 21.00 Wita menuju Sulsesl. 

"Jumlah penumpang yah relatif tinggi juga. Hanya saja di tiga jadwal ini tidak ada penambahan penumpang seperti saat momentum arus mudik kemarin," pungkasnya.

Baca Juga: Silakan Segera Daftar, Kuota Arus Balik Gratis Lewat Kapal Laut Masih Tersedia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait