facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembangunan Awal IKN Nusantara akan Pekerjakan 200 Ribu Pekerja, Libatkan Warga Sekitar? Ini Kata Kepala Otorita

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari Jum'at, 03 Juni 2022 | 19:50 WIB

Pembangunan Awal IKN Nusantara akan Pekerjakan 200 Ribu Pekerja, Libatkan Warga Sekitar? Ini Kata Kepala Otorita
Ilustrasi IKN Nusantara. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Mulai tahun depan, 2023, pemerintah berharap bisa memulai pembangunan awal ibu kota negara (IKN) Nusantara dengan melibatkan 200 ribu pekerja.

SuaraKaltim.id - Mulai tahun depan, 2023, pemerintah berharap bisa memulai pembangunan awal ibu kota negara (IKN) Nusantara. Untuk memulai pembangunan di wilayah tersebut, diperkirakan ada sekitar 200 ribu pekerja yang akan dilibatkan.

Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengungkapkan hal tersebut usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat (3/6/2022).

"Jadi diperkirakan 2023 itu kami akan menampung 150 hingga 200 ribu pekerja di lapangan. Kenapa sebanyak itu? Karena memang dalam pelaksanaan ini karena waktunya sempit," kata Bambang.

Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono. [Istimewa]
Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono. [Istimewa]

Dalam prosesnya, pemerintah berharap adanya keterlibatkan masyarakat sekitar dalam pembangunan IKN Nusantara.

Baca Juga: Material Pembangunan IKN Nusantara Berjumlah Banyak, Pemerintah Klaim Tidak Ganggu Lingkungan Hidup

"Kami juga mengharapkan nanti ada pola-pola di mana masyarakat bisa terlibat langsung di dalam pembangunan ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, pengerahan ratusan ribu pekerja dilakukan karena terbentur waktu pembangunan yang singkat. Selain itu, pembangunan IKN Nusantara juga membutuhkan banyak material.

Meski begitu, pemerintah berjanji akan tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup pada saat pembangunan berlangsung.

Bambang juga mengugnkapkan, konversi hutan dan lahan akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tak hanya itu, Bambang menyebut, pemerintah akan melakukan reforestasi hutan agar kondisi hutan tetap terjaga.

Baca Juga: Penyangga IKN Nusantara, Balikpapan Hanya Mampu Tampung Satu Juta Penduduk

"Sehingga sustainable forest city untuk Nusantara ini benar-benar dapat kita wujudkan dengan baik. Kota yang green, kota yang smart ataupun cerdas, kota yang inklusif, dan juga kota yang sustainable ke depannya," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait