facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Cabai Rawit di Bontang Melambung Tinggi, Marsunah: Kenaikan (Harga) Terjadi Setiap Hari

Denada S Putri Senin, 20 Juni 2022 | 17:00 WIB

Harga Cabai Rawit di Bontang Melambung Tinggi, Marsunah: Kenaikan (Harga) Terjadi Setiap Hari
Pedagang cabai dan bawang di Pasar Tamrin mengeluhkan kenaikan harga komiditi sepekan terakhir. [KlikKaltim.com]

"Selain itu harga bawang merah juga naik dari sebelumnya hanya Rp 35 ribu sekarang sudah sampai Rp 70 ribu per kilogram."

SuaraKaltim.id - Harga kebutuhan pokok di pasar melambung tinggi. Hal itu diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi daerah pemasok. 

Salah satu pedagang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Marsunah mengatakan, kenaikan harga pangan yang paling mencolok ialah cabai rawit.

Harga dalam seminggu terakhir meningkat tajam. Saat ini per kilogram sudah mencapai Rp 100 ribu. Biasanya cabai rawit dijual Marsunah hanya Rp 60 ribu per kilogram. 

Imbas kenaikan harga ini membuat omzet penjualan turun. Biasanya, kata Marsunah, dengan uang Rp 10 ribu pembeli bisa mendapat 2 ons sekarang separuhnya.

Baca Juga: Ganggu Pengendara Lain, Knalpot Bising Dikeker Polantas Bontang

"Ini cabai yang naiknya cepat. Dalam seminggu ini saja kenaikan (harga) terjadi setiap hari dari mula Rp 60 ribu dan sekarang tembus Rp 100 ribu," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (20/6/2022). 

Selain cabai rawit, kenaikan juga terjadi di cabai merah besar harga per Kilogram saat ini Rp 70 ribu yang sebelumnya hanya Rp 50 ribu. 

Begitupun cabai keriting yang saat ini harga mencapai Rp 65 ribu per kilo dan sebelumnya hanya Rp 40 ribu. Cabai hijau kenaikan sebanyak Rp 5ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu per Kilogram.

"Selain itu harga bawang merah juga naik dari sebelumnya hanya Rp 35 ribu sekarang sudah sampai Rp 70 ribu per kilogram. Bawang putih yang stabil hanya di angka Rp 35 ribu per Kilogramnya," sambungnya. 

Kenaikan itu diprediksi akan terus terjadi hingga menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Kepasrahan tampak jelas dari raut wajah Marsunah karena semakin kesini daya beli masyarakat berkurang. 

Baca Juga: Kunjungi Pasar Koja Baru, Mendag Zulkifli Hasan: Semua Jenis Cabai pada Naik

"Diprediksi sih naik lagi karena selain dari pemasok ngasih harga jual ke pedagang juga tinggi. Untung yang kami ambil paling hanya sedikit," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait