Korban Kebakaran Klandasan Ulu Diungsikan di Halaman Masjid, 64 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal dan Kerja

Para korban mengungsi di tenda Masjid Agung At Taqwa.

Denada S Putri
Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:18 WIB
Korban Kebakaran Klandasan Ulu Diungsikan di Halaman Masjid, 64 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal dan Kerja
Korban kebakaran RT 27, Klandasan Ulu, ditampung di posko pengungsi di halaman belakang Masjid At-Taqwa. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Korban kebakaran RT 27, Kelurahan Klandasan Ulu, dikabarkan mengungsi di tenda-tenda halaman belakang Masjid Agung At Taqwa, Jalan Wiluyo Puspoyudo, sejak Selasa (9/8/2022) sore.

Pendirian posko difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kementerian Sosial (Kemensos) dan pengurus masjid Agung At Taqwa.

Data sementara menyebutkan, terdapat 30 kepala keluarga (KK) dari 10 rumah yang terbakar dan 6 ruko atau sekitar 64 jiwa kehilangan tempat tinggal dan tempat bekerja.

Dari 64 jiwa itu terdiri dari 38 laki-laki dan 26 perempuan. Termasuk ada 9 pelajar, 6 lansia, 4 balita dan 1 orang bayi.

Baca Juga:Usai Kebakaran Hebat, Bupati Sleman Tinjau Lokasi SD N Delegan 1

Plt Lurah Klandasan Ulu Djogeh Harmana mengatakan, korban kebakaran ditempatkan di halaman masjid dengan tenda pengungsian sementara. Alasannya, karena bisa memanfaatkan toilet masjid untuk MCK .

“Kami berkordinasi termasuk dengan pihak masjid (At-Taqwa, Red) untuk dibangun posko sementara. Di sini tempatnya tertutup pagar kemudian MCK-nya juga tersedia,” katanya, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (10/8/2022).

Ia menegaskan, untuk bantuan diharapkan dalam bentuk uang dan makanan. Sedangkan pakaian layak tidak disarankan karena sudah mencukupi kebutuhan para korban.

“Karena ini sudah banyak bantuan berupa baju. Jadi untuk bantuan (berikutnya) kami harapkan berbentuk uang tunai atau makanan,” ujarnya.

Baca Juga:8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

News

Terkini

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB

Laga Timnas Indonesia vs Curacao di Stadion GBLA berhasil dimenangkan skuad Garuda dengan skor 3-2.

News | 23:25 WIB
Tampilkan lebih banyak