Sengketa Lahan, Pembangunan RS Sayang Ibu di Balikpapan Barat Terpaksa Ditunda hingga 2023

Warga sekitar kawasan kami itu melihat peta induk kawasan yang kami pegang sebagai acuan mengurus sertifikatnya

Bella
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:12 WIB
Sengketa Lahan, Pembangunan RS Sayang Ibu di Balikpapan Barat Terpaksa Ditunda hingga 2023
Keluarga Ismir Nurwati memasang plang di lokasi pembangunan RSIA Sayang Ibu. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Sengketa kepemilikan lahan membuat proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu di Balikpapan Barat mesti ditunda hingga 2023.

"Karena sesuatu hal, administrasi belum siap. Maka skema pembangunan RS akan dilakukan mulai 2023," ujar Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, Jumat.

Hingga saat ini, sengketa kepemilikan lahan tersebut masih berperkara di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan dalam kasus perdata, warga Gang Perikanan Jalan Soetojo S melawan Pemkot Balikpapan.

Menurut warga, tanah yang saat ini mereka kuasai adalah hak milik dengan bukti kepemilikan antara lain segel. Mereka pun sudah turun-temurun sejak tahun 1930-an tinggal dan hidup di tanah itu.

Baca Juga:Idap Demam Berdarah, Atta Halilintar Dilarikan ke Rumah Sakit

“Bahkan warga sekitar kawasan kami itu melihat peta induk kawasan yang kami pegang sebagai acuan mengurus sertifikatnya,” ucap H Kandar, warga Gang Perikanan.

Berdasarkan hal tersebut, warga pun meminta pemkot setempat memberikan harga ganti rugi lahan yang sesuai dan pantas secara komersial.

Karena itu, mereka menolak klaim Pemerintah Kota Balikpapan yang menyatakan tanah di lokasi tersebut adalah milik Pemkot Balikpapan, walaupun klaim pemkot dikuatkan dengan sertifikat.

Karena itu, kata Abdulloh, DPRD Balikpapan saat ini fokus pada hal-hal yang bisa dikerjakan dari proses pembangunan RS tersebut.

Oleh DPRD disepakati pembangunan RS Sayang Ibu dibiayai dengan APBD Balikpapan pada tahun 2023, 2024 dan 2025 atau selama tiga tahun. Total anggaran diperhitungkan mencapai Rp160 miliar.

Baca Juga:APDB 2022 Diduga Diutak-atik, DPRD Tolak Surat Pemberitahuan Parsial Pemprov Sulsel

"Kita bahas segera setelah pembahasan APBD Perubahan 2022 selesai," ujar Abdulloh.

News

Terkini

Suhu di Kaltim berada di angka 22 sampai 31 derajat.

News | 06:06 WIB

Karena kejadian itu Asmar mengalami luka ringan pada bagian kepala dan jari tangan.

News | 20:58 WIB

Tidak tanggung, selain Sj polisi turut mengamankan tersangka lain Ha (44), HY (28), J (22), dan AF (23).

News | 20:42 WIB

Admin dari akun itu juga memberikan keterangan lain di tulisannya.

News | 20:25 WIB

Akibatceceran solarbercampur air bekas hujan, jalan menjadi licin.

News | 19:11 WIB

Guru ASN menuntut mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2023 dan seterusnya sebagaimana ASN di lingkungan Pemkot Samarinda.

News | 18:44 WIB

Katanya, hukuman dari Komdis PSSI soal tragedi itu sudah cukup membuat klubnya introspeksi.

News | 18:18 WIB

Akses jalan menuju Pelabuhan Benuo Taka perlu ditingkatkan.

News | 17:00 WIB

Polisi mengaku, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Muara Badak.

News | 15:09 WIB

Persis di bawahnya, Ganjar berpose dengan mengacungkan jempol ke atas. Mengenakan baju olahraga, serta topi, raut wajah Ganjar sedikit tersenyum.

News | 13:54 WIB

Persiba Balikpapan sebenarnya memulai petualangan di Liga Indonesia sejak 1950-an atau era perserikatan.

News | 12:39 WIB

Sebaran titik panas tersebut pun telah disampaikan ke instansi terkait.

News | 12:04 WIB

Sesekali, menggunakan bajunya ia mengelap wajahnya. Ia terlihat seperti merasakan perih akibat gas air mata.

News | 11:43 WIB

Ia mengatakan, informasi itu awalnya diperoleh dari masyarakat.

News | 11:17 WIB
Tampilkan lebih banyak