SuaraKaltim.id - Abdul Manaf (66) menerima surat pemberitahuan untuk mengambil Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Kelurahan Bontang Kuala malam tadi. Dengan secarik kertas itu, pria paruh baya ini bisa meringankan beban kebutuhan hidup sehari-hari.
Sejak ditinggal mendiang istrinya 2012 silam. Abdul warga RT 07, Kelurahan Bontang Kuala, terpaksa tidak lagi berprofesi sebagai nelayan. Walhasil, kini hanya menggantungkan hidupnya dari 3 orang anak yang sudah berkeluarga.
"Alhamdulillah saya senang mendapat BLT. Bisa untuk menyambung hidup. Pasti utama saya gunakan untuk keperluan sehari-hari," ucapnya saat mengambil BLT di Kantor Kelurahan Bontang Kuala, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (9/9/2022).
Dikatakannya, menerima BLT bukan kali ini saja. Ia juga sudah menerima bantuan dari sebelum-sebelumnya. Baik dari bantuan Covid-19, dan bantuan tunai untuk membeli sembako.
Baca Juga:Cara Cek Penerima BSU Rp600 Ribu di kemnaker.go.id, Pastikan BPJS Ketenagakerjaan Aktif
"Saya dapat terus kalau ada bantuan sosial," ucapnya.
Dari pantauan jaringan media ini, 150 penerima terlihat mengantre menunggu giliran mendapat BLT. Setiap penerima diwajibkan melampirkan surat pemberitahuan pengambilan, KTP, dan foto kopi kartu keluarga.
Sekretaris Lurah Bontang Kuala, Sanusi mengatakan, pemberian BLT ini tentunya tidak kali ini saja. Berdasarkan informasi yang diterima nominalnya terbagi dua.
Satu bulan pemberian bantuan sembako Rp 200 ribu. Kedua BLT BBM selama September, dan Oktober senilai Rp 300 ribu.
"Semoga bermanfaat bagi penerima. Kita juga mengusulkan nama sesuai dengan data penerima sebelumnya," terangnya.
Baca Juga:Bansos BLT BBM Rp500 Ribu Mulai Disalurkan ke Warga Purwakarta