Pengidap HIV di Banjarbaru Bertambah Puluhan Orang Hingga September 2022, Mayoritas Kelompok Lelaki Seks Lelaki

Pengidap HIV di Banjarbaru hingga September 2022 bertambah 50 orang, sebagian besar terdeteksi dari kelompok lelaki seks lelaki atau homoseksual.

Chandra Iswinarno
Selasa, 27 September 2022 | 19:44 WIB
Pengidap HIV di Banjarbaru Bertambah Puluhan Orang Hingga September 2022, Mayoritas Kelompok Lelaki Seks Lelaki
Ilustrasi HIV.

SuaraKaltim.id - Pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) per September 2022 bertambah menjadi 50 orang. Dari total tersebut, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Banjarbaru mengemukakan, sebagian besar terdeteksi di kelompok lelaki seks lelaki atau homoseksual.

Sekretaris KPA Kota Banjarbaru Edi Sampana mengemukakan, dengan temuan tersebut, akumulatif pengidap HIV di ibu kota provinsi Kalsel tersebut bertambah menjadi 410 orang, terhitung sejak 2005 hingga 2022. Ia mengemukakan, jika pengidap HIV banyak ditemui di RS Idaman Banjarbaru dibandingkan Puskesmas.

"Kemarin ada mencek ke rumah sakit, banyak ditemukan pengidap HIV di sana ketimbang di puskesmas," katanya seperti dikutip Kanalkalimantan.com-jaringan Suara.com pada Selasa (27/9/2022).

Selama Pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 hingga saat ini, ia mengemukakan, ada empat pengidap HIV yang meninggal di RS Idaman Banjarbaru. Ia meyakini, hal tersebut terjadi lantaran berkurangnya aksi proaktif langsung ke daerah yang berpotensi terjadinya penularan.

Baca Juga:351 Warga Jakarta Barat Terinfeksi HIV, Mayoritas Ibu Rumah Tangga

"Dulu sebelum pandemi ada kegiatan pro aktif langsung ke lokasi seperti karaoke, billiard, salon, namun setelah pandemi kegiatan itu diistirahatkan hingga sekarang," jelasnya.

Edi mengungkap, pengidap HIV di Banjarbaru mayoritas yang terdeteksi saat ini dari kelompok lelaki seks lelaki (homoseksual) dan ibu rumah tangga.

Padahal, sebelum pandemi, pengidap HIV lebih banyak dari pekerja seks komersil. Sementara hingga saat ini penularan HIV di Banjarbaru hampir 95 persen dari hubungan seksual dan ditularkan dari lelaki tidak setia.

"Mayoritas penularan lewat seksual, di Banjarbaru cukup banyak penularan dari laki-laki dengan laki-laki selain hubungan laki-laki dengan perempuan tanpa menggunakan kondom, dari ibu ke anak, transfusi darah dan jarum suntik sangat sedikit," jelasnya.

Adapun rata-rata pengidap HIV di Banjarbaru rentan umur 20 tahun keatas, sementara anak-anak terbilang sedikit.

Baca Juga:Penderita HIV/AIDS di Surabaya Melonjak, Didominasi Kelompok Usia Pekerja

"Lebih banyak 20 tahun ke atas dan orang tidak mampu, kalau anak-anak (di bawah 15 tahun) kurang dari 10 orang ini disebabkan sebagian besar dari ibunya atau sementara hanya sedikit dari transfusi darah," tuturnya.

Lebih lanjut, anggaran KPA bisa meningkat untuk memudahkan tracking HIV di Kota Banjarbaru, serta pencegahan penularan melalui penyuluhan.

“Yang jelas anggaran ditingkatkan, SDM kita cukup tidak kurang dan berlebih,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini