SuaraKaltim.id - Seorang remaja tertangkap basah oleh warga saat berpacaran di dalam masjid. Sejoli itu terpergok sedang asyik tidur-tiduran di dekat mihrab lokasi imam saat memimpin salat berjamaah.
Peristiwa penggerebekan sepasang kekasih yang berpacaran di dalam masjid sembari tiduran turut direkam oleh warga dan viral setelah beredar luas di dunia maya.
Terpantau berdasar video yang diunggah ulang akun Instagram, @terangmedia, saat tepergok berdua-duaan di dalam masjid, pria yang merekam kejadian itu sempat bertanya kepada remaja belasan tahun alias anak baru gede itu.
Warga yang memergoki ABG pacaran itu berbicara dalam bahasa Sunda. Dalam narasi video ini disebutkan jika peristiwa ABG pacaran di masjid itu terjadi di Purwakarta, Jawa Barat.
Baca Juga:Suka Bilang 'Kamu Nanya?', Kantor Ini Denda Karyawannya Ini Viral
"Suruh siapa loe tiduran sama perempuan di Mesjid, suruh siapa gue nanya? Suruh siapa?," kata pria perekam video sambari membentak, dikutip Jumat (11/11/2022).
Meski tidak terlihat beraksi senonoh, warga yang merekam peristiwa itu pun memarahi dua ABG itu hingga akhirnya keduanya bangun dan pergi keluar masjid.
"Gue usir semuanya nih. Gue viralin nih," katanya.
Beredarnya video ABG asyik pacaran sembari tiduran di masjid memantik warganet untuk berkomentar. Kebanyakan warganet mengecam tindakan remaja dan kekasihnya itu. Video sepasang ABG pacaran di dalam masjid itu pun dibanjiri komentar kecaman dari warganet.
Terkait video itu, ada warganet yang menganggap alasan kebanyakan masjid atau musala dikunci saat warga selesai melaksanakan salat berjamaah karena dikhawatirkan disalahgunakan untuk tempat maksiat.
Baca Juga:PRT Ferdy Sambo Disebut Duta Siyap Indonesia, Warganet: Kurang Kedengeran Susi
"Dikira pacaran di dalam mesjid, langsung dapat label halal kali," tulis akun @ed****.
"Remaja masjid jurusan cabe cabean," timpal akun @ri****.
"Itulah kenapa banyak masjid-mushola kelar waktu sholat langsung dikunci.. biar gak ada kejadian kek gini, disalahgunakan," kata akun @gu******.
"Miris," tulis akun @deb*****.
"Anak² g****k ," geram akun @fe****.
"Astagfirallahhal'adziim," timpal akun @li*****.