Diberitakan sebelumnya, obat-obatan ditemukan di dekat jenazah AD. Diduga, sebelum meninggal ia meminum obat-obatan tersebut.
“Karena di samping jenazah ada obat-obatan, obat seperti rheumacyl, vitamin dan satu gelas air putih di kamar itu,” ucap AKBP Hendrik Eka Bahlawan disadur dari sumber yang sama, Senin (01/05/2023).
Tidak tinggal diam, anggota Polsek Sepaku lantas memboyong jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Kecamatan Sepaku.
Hasil analisis dari rumah sakit setempat mengungkapkan bahwa jenazah didiagnosis gagal jantung. Keluarga jenazah juga turut membenarkan adanya penyakit tersebut.
Baca Juga:Indonesia Prioritaskan Penguatan Pilar Sosial Budaya Kawasan di KTT ASEAN Labuan Bajo
“Setelah dikonfirmasi ke keluarganya bahwa, benar jenazah memiliki riwayat hipertensi dan jantung,” ujarnya.
Menurut laporan yang diterima Kapolres PPU, jenazah berinisial AD kerap kali mengeluhkan kondisi penyakit bawaan miliknya yaitu dadanya yang kerap kali nyeri.