SuaraKaltim.id - Dunia F&B Indonesia terus berkembang. Pengenalan biji kopi Nusantara ke mancanegara terus dilakukan.
Kali ini, Barista Innovation Challenge (BIC) 2023 kembali diselenggarakan. Bertempat di Lobby Ballroom Mercure, Samarinda, event quarter final BIC digelar, Sabtu (09/09/2023).
Kegiatan diikuti 12 peserta. Seleksi dilakukan dari wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), Banjarmasin, Pontianak dan Palu.
BIC 2023 sendiri bertema "artful blend, fashionable creations". Acara tersebut didukungKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Baca Juga:Karakteristik Kopi Kintamani Bali yang Membedakan Dengan Lainnya
Para finalis yang lolos babak ini, nantinya akan kembali berlaga di acara puncak. Di mana lokasi acara tersebut akan berlangsung di Jakarta.
Pembukaan acara BIC 2023 kali ini dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Dalam sambutannya, dia menyebut barista bukan sekedar pekerjaan.
“Indonesia kaya akan jenis dan ragam kopi. Barista itu bukan sekedar pekerjaan tetapi lebih kepada pekerjaan kreatif dengan unsur seni tinggi. Barista adalah perajin keindahan kopi,” terang politisi daerah pemilihan (Dapil) Kaltim tersebut.
Dia menjelaskan, terkini kopi masuk dalam industri kreatif yang efek dominonya meluas. Khususnya, peningkatan perekonomian.
Dia memaparkan efek domino tersebut. Mulai dari penanaman biji kopi, pengolahan, pengemasan sampai penjualan.
Baca Juga:Rahasia di Balik, Rasa Enak Dan Aroma Segar Kopi Kintamani
"(Semua itu) sangat berimbas baik bagi perekonomian dengan menaikkan taraf hidup pelakunya,” katanya.
Dia juga menyinggung soal jenis kopi di tanah air. Dia menyatakan, kopi Nusantara sudah dikenal secara global.
Dia juga menyoroti kompetisi kreatif seperti ini. Dia menegaskan, sangat mendukung acara tersebut untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) muda berbakat yang bisa melanjutkan tren bisnis kuliner modern dan membawa nama Indonesia ke mancanegara.
“Paling penting, menurut saya, kompetisi barista innovation challenge ini bermuara pada tumbuh bersama untuk mengembangkan bisnis kopi yang mengarah kepada kemajuan dari keberagaman kopi nusantara,” lugasnya.