Kehidupan Kaltim di Zaman Kuno, Dari Kesenian Hingga Kepercayaannya

Sejak itu kerajaan Kutai Martapura disatukan di bawah Kerajaan Kutai Kertanegara

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 27 April 2024 | 21:07 WIB
Kehidupan Kaltim di Zaman Kuno, Dari Kesenian Hingga Kepercayaannya
Pokant Takaq. (TripAdvisor)

Dengan sangat terbatasnya jejak yang ditinggalkan oleh Kerajaan Martapura, maka sangat sulit untuk menggambarkan keadaan sosial ekonomi atau penyelenggaraan hidup dalam masyarakat pada masa itu.

Satu-satunya sumber utama ialah prasasti. Tetapi di antara ke tujuh batu bersurat tersebut tidak atau sama sekali tidak menyebut keadaan sosial ekonomi masyarakatnya.

- Kesenian

Kesenian dari Kerajaan Martapura yang masih sampai kepada kita terutama ialah seni patung. Sedangkan cabang kesenian lainnya seperti seni tari, seni rupa dan seni sastra hingga saat ini belum ditemukan.

Baca Juga:2.723 Calon Jemaah Haji Kaltim Siap Berangkat ke Tanah Suci, Kloter Pertama 14 Mei 2024

Lebih-lebih kebudayaan zaman Kutai yang kita anggap diwarisi oleh penduduk setempat dari zaman saat itu sudah berada jauh dari kehidupan zaman kita ini.

- Kepercayaan

Di antara kesenian dan kehidupan agama terdapat hubungan yang erat sekali. Temuan benda-benda atau peninggalan-peninggalan dari zaman ini dapat dipelajari mengenai segi-segi seni atau gaya bangunannya, dan kepercayaan atau agama yang dianutnya.

Dari sisa peninggalan zaman ini dapat disimpulkan bahwa mula-mula agama Hindu Syiwa sangat berpengaruh, kemudian terdapat pula bukti bahwa agama Budha Tantrayana pernah menjadi anutan mereka.

- Pendidikan

Baca Juga:Pendaftaran PPS dan PPK Pilkada Kaltim 2024 Telah Dibuka! Cek Syarat dan Jadwalnya

Belum ditemukan data-data yang dapat dipergunakan untuk mengungkapkan pendidikan pada masa itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini