Kisah Heroik Sultan Aji Muhammad Parikesit: Menyelamatkan Kerajaannya dari Cengkeraman Penjajah

Adapun, Aji Muhammad Parikesit ini merupakan Sultan Kutai Kartanegara ke-19yang memerintah dari 1920 sampai 1960.

Denada S Putri
Minggu, 12 Mei 2024 | 16:45 WIB
Kisah Heroik Sultan Aji Muhammad Parikesit: Menyelamatkan Kerajaannya dari Cengkeraman Penjajah
Potret lawas, Aji Muhammad Parikesit. [Ist]

Pada zaman pemerintahan Jepang di Indonesia, Sultan Aji Muhammad Parikesit diharuskan bersumpah setia kepada Tenno Heika.

Oleh pemerintah pendudukan Jepang, sang sultan diberi gelar KOO dan daerahnya disebut KOOTI.

Setelah melihat kenyataan dari kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah pendudukan Jepang, sang sultan akhirnya memikirkan berbagai taktiknya.

Sebab, kenyataan pemerintah Jepang kala itu yang telah "menyembelih" kurang lebih tiga ratus orang keluarga Raja Pontianak membuatnya berpikir keras untuk orang terdekatnya.

Baca Juga:Dasar Hukum yang Mengatur Masyarakat di Zaman Kerajaan Kutai Kartanegara

Maka saat itu untuk menyelamatkan kaum kerabat Sultan, segala sesuatu yang menjadi keinginan Jepang dilaksanakannya dengan patuh.

Apa saja yang berbau Belanda segera dihancurkan, diganti dan disesuaikan dengan kehendak Jepang, baik mengenai cara hidup dan kebudayaan maupun sifat-sifat dan kelakuan.

Dengan sikap demikian ini, Sultan menyelamatkan Kerajaan Kutai Kertanegara ing Martadipura dari kehancurannya.

Bahkan, taktik tersebut dapat melangsungkan hidupnya sampai dengan Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, yang meliputi juga daerah, Kerajaan Kutai Kertanegara ing Martapura.

Kontributor : Maliana

Baca Juga:546 Calhaj Kukar Jalani Bimbingan Manasik Haji Reguler, Diharapkan Siap Ikuti Ibadah di Tanah Suci

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini