SuaraKaltim.id - Majelis Organisasi Daerah Nasional (MODN) menyatakan sikap untuk mendukung Isran Noor dan Hadi Mulyadi, melanjutkan dua periode untuk memimpin Kalimantan Timur (Kaltim) pada pertarungan pemilihan gubernur (Pilgub) 2024 mendatang.
MODN terdiri dari 46 organisasi masyarakat yang tersebar pada 10 kabupaten/kota di Kaltim. Pernyataan sikap mereka diutarakan langsung kepada awak media di Kong Djie Coffee Samarinda pada Selasa (28/05/2024).
"Kami menyatakan sikap untuk mendukung secara penuh pasangan bakal calon Isran-Hadi, melajutkan dua periode untuk memimpin Kaltim pada Pilgub nanti," tegas Wakil Pimpinan Majelis Tinggi MODN-Ketua Harian, Abraham Ingan, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Abraham menilai, Isran-Hadi merupakan dua sosok yang sangat cocok untuk memimpin Kaltim. Terlebih, pasangan tersebut pada periode sebelumnya sangat memberikan dampak yang luar biasa kepada masyarakat.
Baca Juga:Isran-Hadi Rayu Gerindra Kaltim untuk Dukung di Pilgub 2024
"Pasangan Isran-Hadi sebelumnya pernah memimpin Kaltim dengan baik di periode pertama. Jadi tidak ada alasan kami untuk tidak mendukung mereka. Semuanya solid untuk mendukung Isran-Hadi," ucapnya.
![Pernyataan Sikap Majelis Organisasi Daerah Nasional (MODN) mendukung Isran-Hadi. [kaltimtoday.co]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/05/28/63989-pernyataan-sikap-majelis-organisasi-daerah-nasional-modn-mendukung-isran-hadi-kaltimtodayco.jpg)
Pihak MODN menegaskan jika elektabilitas Isran-Hadi saat ini sedang mencapai puncaknya. Terbukti dari respon positif masyarakat yang tersebar di 10 Kabupatan/Kota, menginginkan pasangan petahana itu untuk kembali memimpin Kaltim nantinya.
"Melihat situasi politik sekarang, Alhamdulillah Isran-Hadi masih digemari oleh masyarakat, khususnya soal gaya kepemimpinan mereka untuk memajukan Kalimantan Timur," ujar Bendahara Umum MODN, M. Mahfudz.
Lebih lanjut, mereka juga meyinggung soal pencapain Isran Noor dan Hadi Mulyadi selama menahkodai Kaltim pada 2018-2023 kemarin.
Pertama, soal distribusi beasiswa sebagai komitmen pemerataan pendidikan di Kaltim. Tercatat, ada sebanyak 176.653 pelajar yang menerima beasiswa dari 2019-2023 lalu dengan total anggaran kurang lebih Rp 1,2 triliun.
Belum lagi soal capaian sejarah APBD tertinggi se-Kaltim pada 2023 lalu di era kepemimpinan Isran-Hadi, yakni sebesar Rp 76,65 triliun.
- 1
- 2