Lonjakan Kasus HIV/AIDS di Kutai Timur: 140 Kasus Baru Hingga November 2024

Bahrani menjelaskan, saat ini Kutim berkomitmen menciptakan lingkungan yang inklusif dalam memberikan layanan kesehatan bagi mengidap kasus HIV/AIDS.

Denada S Putri
Selasa, 03 Desember 2024 | 17:15 WIB
Lonjakan Kasus HIV/AIDS di Kutai Timur: 140 Kasus Baru Hingga November 2024
Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]

Bahrani membeberkan, peningkatan kesadaran masyarakat menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Diskes secara rutin telah mengadakan kampanye edukasi pencegahan kasus HIV/AIDS di Kutim.

Melalui program kampanye edukasi tersebut, masyarakat dapat memahami HIV/AIDS bukan hanya tentang penyakit, tapi bagaimana masyarakat harus peduli dan sadar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pengendalian HIV/AIDS.

Ia menambahkan, perlunya seluruh pihak berkontribusi dalam kampanye penanggulangan kasus tersebut dan diharapkan angka penularan HIV/AIDS dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

“Tidak ada yang bisa melawan HIV/AIDS sendirian. Ini adalah tanggung jawab bersama. Jika kita semua bersatu, Kutai Timur dapat menjadi wilayah yang bebas dari HIV/AIDS di masa depan,” katanya.

Baca Juga:Krisis Air Bersih di Kenyamukan, Ketua DPRD Kutim: Kondisi Dermaga Sekarang Tidak Ideal

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini