Kementan Minta Pemkab PPU Optimalkan Lahan Rawa untuk Suplai Pangan IKN

Lahan rawa yang berpotensi dioptimalkan cukup luas, terutama di Kecamatan Babulu, yang mencakup 10 desa.

Denada S Putri
Rabu, 26 Februari 2025 | 14:00 WIB
Kementan Minta Pemkab PPU Optimalkan Lahan Rawa untuk Suplai Pangan IKN
Ilustrasi lahan rawa. [Ist]

SuaraKaltim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) diminta untuk mengoptimalkan lahan rawa sebagai area persawahan guna meningkatkan produksi pangan yang akan menyuplai kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) telah mendorong optimalisasi lahan rawa tersebut.

"Pemerintah kabupaten diminta lakukan optimalisasi lahan rawa dijadikan sawah oleh Kementan," ujarnya di Penajam, Selasa (25/02/2025), dikutip dari ANTARA, Rabu (26/02/2025).

Optimalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen padi di Kabupaten PPU agar dapat memenuhi kebutuhan pangan di wilayah IKN yang sedang dibangun di sebagian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Untuk mendukung perencanaan ini, Pemkab PPU menggandeng Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Baca Juga:Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab PPU Utamakan Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur IKN

"Penyusunan perencanaan bekerja sama dengan Unmul, seperti potensi lahan maupun perencanaan saluran irigasi, pintu air, dan fasilitas pertanian lainnya yang dibutuhkan petani," jelas Andi.

Menurutnya, lahan rawa yang berpotensi dioptimalkan cukup luas, terutama di Kecamatan Babulu, yang mencakup 10 desa. Selain itu, terdapat lahan rawa di tiga desa/kelurahan di Kecamatan Waru serta dua desa/kelurahan di Kecamatan Penajam yang juga berpotensi dijadikan sawah.

Saat ini, pemerintah sedang melakukan pendataan dan identifikasi lahan yang siap dioptimalkan. Kementan menargetkan 5.896 hektare lahan rawa di Kabupaten PPU dapat dikonversi menjadi sawah produktif.

"Kami optimistis itu tercapai melihat potensi yang ada, dan optimalisasi lahan rawa dapat tingkatkan produksi beras," tambahnya.

Kini, luas lahan pertanian produktif di Kabupaten PPU mencapai 14.070 hektare dengan hasil panen sekitar 3-4 ton per hektare dalam satu musim. Dengan pola panen dua kali dalam setahun, kabupaten ini terus mengalami surplus beras.

Baca Juga:Pembangunan IKN Berlanjut: Istana Presiden 40 Persen, Kantor Otorita Rampung Maret

"Setiap tahun mengalami surplus beras, pada 2024 hasil panen padi mencapai 50.672 ton. Apabila ada penambahan persawahan melalui optimalisasi lahan rawa, dipastikan produksi beras meningkat," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini