Wujudkan Desa Mandiri di Kawasan IKN, Pemkab PPU Beri Bimtek ke BPD

Menurutnya, pemanfaatan dana desa harus benar-benar diawasi agar hasilnya bisa dinikmati seluruh masyarakat.

Denada S Putri
Minggu, 15 Juni 2025 | 10:52 WIB
Wujudkan Desa Mandiri di Kawasan IKN, Pemkab PPU Beri Bimtek ke BPD
Ilustrasi desa mandiri di IKN. [Ist]

Pembangunan infrastruktur di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut.

Salah satu prioritas utama adalah peningkatan kualitas dan pelebaran jalan demi mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan dan mobilitas bisnis.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa sebanyak tujuh paket pekerjaan akan difokuskan untuk membangun dan memperluas jaringan jalan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal itu disampaikan Basuki saat berada di Penajam, Kamis, 12 Juni 2025.

Baca Juga:Percepat Adaptasi Menuju IKN, Balikpapan Aktifkan Pendataan Digital di 34 Kelurahan

"Sebanyak tujuh paket pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 12,3 km di KIPP IKN akan dilakukan," ujar Basuki.

Dengan nilai total sekitar Rp 3,04 triliun, proyek ini mencakup konstruksi jalan utama selebar 40 meter yang dirancang untuk menunjang lalu lintas berkapasitas tinggi.

Rancang bangun tersebut dinilai krusial dalam mempercepat pergerakan kendaraan-kendaraan penting, baik dari instansi pemerintah, pelaku usaha, maupun sektor logistik.

"Supervisi untuk pastikan pembangunan berjalan sesuai standar dan target yang ditetapkan," jelasnya lagi.

Dalam implementasinya, sejumlah perusahaan konstruksi BUMN dan swasta nasional terlibat melalui kerja sama operasi (KSO). Antara lain:

Baca Juga:Waskita Karya Kembali Dapat Proyek Strategis di IKN Senilai Rp 396,6 Miliar

  1. Paket A (KIPP 1B): dikerjakan Adhi Karya-Cahaya Konstruksi Nusantara, sepanjang 0,90 km senilai Rp 513,2 miliar.
  2. Paket D (KIPP 1B-1C): oleh Waskita Karya-Bangunnusa-Gema, sepanjang 1,375 km dengan anggaran Rp 396,5 miliar.
  3. Paket G (KIPP 1B-1C): oleh Wijaya Karya (WIKA)-SPT, sepanjang 1 km dengan dana Rp 426,9 miliar.

Tak hanya konstruksi fisik, pengawasan terhadap pekerjaan juga menjadi perhatian.

Dua paket supervisi digelar demi menjamin mutu dan ketepatan waktu, dengan total anggaran mencapai Rp 24,5 miliar.

Ruas jalan yang menjadi bagian dari proyek ini semuanya berada di dalam KIPP IKN dan ditargetkan bisa menjadi tulang punggung infrastruktur kawasan sebagai pusat pemerintahan yang modern, efisien, dan terintegrasi.

"Jalan utama yang dibangun dengan lebar 40 meter, dengan lebar jalan tersebut KIPP IKN bakal memiliki lalu lintas lebih efisien," imbuh Basuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini