Gati dan Genting, Jurus PPU Cegah Stunting di Jantung IKN

Ia menegaskan, pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi, pola hidup sehat, hingga pendampingan keluarga.

Denada S Putri
Kamis, 18 September 2025 | 10:30 WIB
Gati dan Genting, Jurus PPU Cegah Stunting di Jantung IKN
Ilustrasi stunting pada anak. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), menempatkan keluarga sebagai pusat upaya mencegah stunting.

Melalui dua program andalan, yakni Gerakan Ayah Teladan Indonesia (Gati) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk memperkuat peran orang tua dalam tumbuh kembang anak.

Hal itu disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor, Rabu, 17 September 2025.

"Bagi kami, menjaga generasi berarti mewujudkan keluarga sehat bebas stunting, dan penuh kasih sayang, mulai dari rumah masing-masing,” ujarnya disadur dari ANTARA, Kamis, 18 September 2025.

Baca Juga:Infrastruktur Modern KKT Perkuat Keyakinan Investor di IKN

Dinas P3AP2KB PPU ditugaskan untuk memperluas gerakan ini dengan menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga dunia usaha.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat kesadaran bersama bahwa stunting bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga tanggung jawab keluarga dan lingkungan sosial.

Data terbaru mencatat prevalensi stunting di PPU berada pada angka 11,55 persen, lebih rendah dibanding target nasional sebesar 14 persen.

Namun, Mudyat menegaskan, "Angka prevalensi stunting menunjukkan 11,55 persen, tetapi masih perlu kerja keras dan kolaborasi semua pihak."

Program ini tak hanya menyasar edukasi gizi, pola asuh, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menekankan pentingnya peran ayah dalam kehidupan sehari-hari warga di daerah yang sebagian wilayahnya menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.

Baca Juga:Kukar Pangkas Anggaran Seremonial demi Pembangunan dan Sinergi dengan IKN

Gati dirancang untuk mengingatkan bahwa ayah bukan hanya pencari nafkah, melainkan juga pendidik, pendamping, dan teladan bagi anak.

Sementara itu, Genting hadir untuk membangun kepedulian kolektif dalam menekan angka stunting di daerah.

"Genting bertujuan untuk membangun kepedulian bersama dalam menekan angka stunting,” jelas Mudyat.

Ia menegaskan, pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi, pola hidup sehat, hingga pendampingan keluarga.

"Keterlibatan ayah akan tumbuh kembangkan anak lebih percaya diri, sehat, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik," tambahnya.

Dengan menekankan kembali peran keluarga, khususnya ayah, pemerintah berharap lahir generasi PPU yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini