Bahlil Lahadalia Santai Tanggapi Teguran Menteri oleh Presiden Prabowo

Menurutnya, hampir semua menteri adalah orang hebat dalam pekerjaan, hanya ada satu atau dua yang "nakal".

Denada S Putri
Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:00 WIB
Bahlil Lahadalia Santai Tanggapi Teguran Menteri oleh Presiden Prabowo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Bahlil Lahadalia santai menanggapi isu menteri yang ditegur tiga kali oleh Presiden Prabowo, menyebut bahwa hanya Presiden yang mengetahui detailnya.

  • Presiden Prabowo menegaskan menteri yang berulang kali melakukan kesalahan bisa diganti setelah tiga peringatan, demi kepentingan negara dan rakyat.

Prabowo juga menekankan fleksibilitas anggaran untuk menteri, tetap fokus pada kinerja, dan tidak peduli jika dibenci mantan menteri yang diganti.

SuaraKaltim.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi kabar tentang salah satu menteri Kabinet Merah Putih yang dikabarkan mendapat teguran hingga tiga kali dari Presiden Prabowo Subianto.

"Saya belum tahu itu. Itu yang tahu itu hanya Bapak Presiden. Ya, kita sesama bis kota jangan saling mendahului, ya," kata Bahlil sambil berseloroh usai menghadiri rapat terbatas di Kediaman Presiden, Jakarta, Minggu, 19 Oktober 2025, disadur dari ANTARA.

Bahlil mengaku tidak mengetahui siapa menteri yang dimaksud telah ditegur tiga kali. Ketika ditanya apakah dirinya pernah ditegur Presiden, Bahlil kembali menanggapi dengan candaan.

"Ya saya setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah, ya kan tegur kan semuanya kan? Dan Bapak Presiden kan orangnya sangat terbuka, jadi pasti mungkin kamu juga kalau tiap hari ikut rapat pasti ditegur," ujarnya.

Baca Juga:CEK FAKTA: Prabowo Pecat Erick Thohir dan Kluivert

Presiden Prabowo sebelumnya dalam pidatonya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka dan Dies Natalis UKRI di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 18 Oktober 2025, menegaskan prinsipnya dalam menegur menteri yang melakukan kesalahan.

Menurutnya, hampir semua menteri adalah orang hebat dalam pekerjaan, hanya ada satu atau dua yang "nakal".

"Kalau ada satu, dua (menteri) nakal, saya peringati ya kan. Satu kali peringatan masih nakal, masih enggak mau dengar, dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat reshuffle, harus diganti karena demi Negara, bangsa dan rakyat tidak boleh ada rasa kasihan, yang kasihan rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung soal fleksibilitas anggaran, di mana kadang ia memberikan lebih dari permintaan menterinya.

"Boleh tanya menteri-menteri dan anak buah saya kadang-kadang mereka minta, 'Kami butuh anggaran ini Pak. Berapa kau butuh? Saya butuh (Rp) 5T, saya kasih 10 (triliun). Bayangkan kapan ada Presiden kayak begitu," ujar Prabowo.

Baca Juga:CEK FAKTA: Bukan Teguran Megawati, Video Purbaya yang Viral Itu Hasil Editan

Presiden menambahkan, dirinya tidak peduli jika dibenci mantan menteri yang diganti dan tetap fokus menghadapi koruptor, yakin bahwa rakyat Indonesia akan mendukungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini