- Pemprov Kaltim bakal menggelar Salat Istighosah Berjamaah, Senin (20/4/2026).
- Kegiatan ini dilakukan menjelang aksi massa yang akan dilakukan pada 21 April 2026.
- Pemprov meminta kepala badan, dinas, dan biro mengerahkan pejabatnya untuk hadir.
SuaraKaltim.id - Salat istighosah bakal digelar Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) di Masjid Nurul Mu'minin, Samarinda Ulu pada Senin (20/4/2026) malam.
Agenda Salat Istighosah Berjamaah atas undangan Sekda Kaltim, Sri Wahyuni. Acara tersebut digelar menjelang aksi unjuk rasa massa yang akan dilakukan esoknya, Selasa (21/4/2026).
Dalam undangannya, Pemprov Kaltim meminta kepala badan, dinas, dan biro mengerahkan pejabat eselon III/fungsional madya serta pejabat fungsional untuk hadir.
Dalam surat bernomor 400.8/1786/B.KESRA-I itu, kegiatan dijadwalkan mulai pukul 18.00 WITA sampai selesai, diawali salat Magrib berjamaah.
Menurut Kaltimtoday--jaringan Suara.com, surat undangan ini beredar di tengah informasi adanya rencana aksi demonstrasi besar di Samarinda pada 21 April 2026.
Namun, dalam dokumen tersebut tidak ada keterangan yang secara langsung menyebut aksi demonstrasi, melainkan hanya mengatur agenda keagamaan Pemprov Kaltim.
Dalam isi undangan, kegiatan itu ditujukan kepada 'daftar terlampir' dengan sifat surat 'segera' dan lampiran enam lembar.
Untuk peserta laki-laki diminta mengenakan pakaian muslim atau koko putih, sedangkan peserta perempuan diminta mengenakan pakaian muslimah.
Sebagai informasi, sejumlah elemen masyarakat bakal menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Samarinda pada Selasa (21/4/2026).
Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Samarinda bakal bergabung dengan demo 21 April besok.
Sejumlah tuntutan bakal disuarakan dalam demonstrasi yang dipusatkan di kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.
Massa membawa sejumlah tuntutan di antaranya, soal pemberantasan korupsi, kolusi, dan noptisme, hingga evaluasi kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud-Seno Aji yang dinilai tidak pro rakyat.
Polda Kaltim kerahkan 1.700 personel di aksi 21 April
Sementara Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, memastikan kesiapan pengamanan menjelang aksi penyampaian aspirasi yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Samarinda.
Endar menyebut, sebanyak sekitar 1.700 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.