Baca 10 detik
- Kementerian Kehutanan mendeteksi 73 titik panas di Kalimantan Selatan melalui satelit pada 12 Agustus 2026.
- BPHL Wilayah XI Banjarbaru meminta pengelola PBPH segera memverifikasi 14 titik panas di areal mereka.
- Pemerintah memperkuat deteksi dini dan kesiapsiagaan untuk mencegah kebakaran hutan secara kolaboratif selama musim kemarau.
Karena itu, BPHL Wilayah XI Banjarbaru terus mendorong pemegang PBPH meningkatkan kesiapsiagaan melalui penguatan patroli, kesiapan personel, sarana dan prasarana pengendalian karhutla, serta percepatan respons terhadap informasi hotspot maupun laporan indikasi kebakaran.
Pemantauan satelit menjadi bagian awal dari rangkaian pencegahan. Informasi yang diperoleh selanjutnya harus diteruskan kepada pengelola kawasan, diverifikasi di lapangan, dan ditindaklanjuti apabila ditemukan indikasi kebakaran.