SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota Samarinda, secara resmi menerbitkan surat edaran untuk seluruh umat beragama perihal upaya pernanganan Covid-19 di Kota Samarinda.
Pemkot meminta seluruh elemen masyarakat menggelar doa serentak di rumah masing-masing, pada Hari Minggu, tanggal 13 september 2020, sekira pukul 19.00 Wita.
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menjelaskan anjuran tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan Covid-19 di Samarinda.
Selain pembatasan aktivitas malam, warga juga diminta untuk berdoa pada Tuhan YME, agar Covid-19 segera sirna dari Kota Tepian.
“Ini bagian dari ikhtiar, kita serukan dalam bentuk kepercayaan masing-masing,” kata Jaang (11/9/2020).
Adapun iktiar yang dianjurkan adalah dzikir dan doa. Jaang menyebut, bagi umat yang beragama Islam dapat melakukan dzikir, sementara agama lain untuk berdoa.
“Kita lakukan segala upaya. Tidak hanya upaya medis dan penanggunalangan secara nyata, tapi juga dari aliran kepercayaan," ujarnya.
Meningkatnya Covid-19 di Samarinda, kata dia, berdampak pada roda perekonomian. Jaang berharap, warga Kota Samarinda, dapat mematuhi aturan protokol kesehatan.
“Kita utamakan kesehatan kita bersama. Jaga diri dan jangan sampai tertular. Penggunaan masker dan cuci tangan secara berkala jangan sampai lupa,” pungkasnya.
Baca Juga: Ada Guru yang Positif Covid-19, SMKN 2 Nganjuk Dilockdown
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati
-
BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla Samboja
-
Laba BRI Tumbuh 17,5%, Sejumlah Analis Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI
-
Kabut Asap, Gubernur Kalteng Kumpulkan ASN Gelar Apel Penanganan Karhutla
-
Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk