Padahal, lanjut dia, sebelum masa penetapan, banyak bertebaran baliho dan spanduk deklarasi pencalonan kepala daerah.
“Kami sempat merasakan euforia Pilkada 2020. Banyak yang mendeklarasikan diri maju pada pilkada kali ini. Tapi di akhir, tidak ada yang muncul. Parpol-parpol semua merapat pada pasangan tunggal. Sangat disayangkan,” ujarnya.
Untuk itu, Udin merapatkan barisan menjadi relawan kolom kosong. Menurutnya, masyarakat berhak memilih kolom kosong, karena pasangan tunggal tidak harus dipilih.
“Tingkat partisipan di Balikpapan itu rendah. Banyak pilihan saja, masih rendah, apalagi kalau melawan kolom kosong. Kami akan sosialisasikan tentang pilihan kolom kosong. Masyarakat harus tahu, kolom kosong itu juga bisa dicoblos,” sebutnya.
Baca Juga: Sah! Pilkada Balikpapan Lawan Kotak Kosong
Disinggung mengenai calon tunggal, Udin menyebut tidak terlalu mengenal RM dengan baik.
Meski demikian, ada kekecewaan yang pernah dirasakan Udin, saat RM menjabat sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan.
“Lima tahun lalu, RM datang mengenalkan diri sebagai tokoh politik dengan latar belakang pengusaha. Dia berkata akan menciptakan enterpreneur Balikpapan. Rasanya hingga kini janji politik itu tidak terpenuhi. Tidak ada pelatihan-pelatihan yang dia janjikan untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, tambahnya, visi misi yang dibawakan pasangan RM - TA belum masuk dalam kriteria membangun Kota Balikpapan.
Untuk itu, Udin kemudian menilai calon tunggal kali ini seharusnya memiliki lawan.
Baca Juga: Abdul Rais Siap Sosialisasi Pilih Kotak Kosong di Pilkada Balikpapan
“Faktor pandemi saat ini, kami memulai upaya sosialisasi kolom kosong menggunakan medsos. Tapi nanti, saat perhelatan kami akan mengawal kolom kosong dari tingkat terendah hingga paling atas. Relawan kolom kosong bergerak dengan hati nurani,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bukber Asyik di Samarinda & Balikpapan: Ini 5 Kafe serta Restoran Pilihan untuk Ramadan!
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
-
Bareskrim: Direktur Persiba Sudah Lama Jadi Bandar Sabu Jaringan Lapas
-
Profil Catur Adi Prianto, Bos Persiba Balikpapan yang Tersandung Narkoba hingga Ditangkap Polisi!
-
Bareskrim Tangkap Direktur Persiba Balikpapan karena Narkoba, Begini Penjelasan Klub
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN