Meski demikian, ada kekecewaan yang pernah dirasakan Udin, saat RM menjabat sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan.
“Lima tahun lalu, RM datang mengenalkan diri sebagai tokoh politik dengan latar belakang pengusaha. Dia berkata akan menciptakan enterpreneur Balikpapan. Rasanya hingga kini janji politik itu tidak terpenuhi. Tidak ada pelatihan-pelatihan yang dia janjikan untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, tambahnya, visi misi yang dibawakan pasangan RM - TA belum masuk dalam kriteria membangun Kota Balikpapan.
Untuk itu, Udin kemudian menilai calon tunggal kali ini seharusnya memiliki lawan.
“Faktor pandemi saat ini, kami memulai upaya sosialisasi kolom kosong menggunakan medsos. Tapi nanti, saat perhelatan kami akan mengawal kolom kosong dari tingkat terendah hingga paling atas. Relawan kolom kosong bergerak dengan hati nurani,” pungkasnya.
Kontributor : Fatahillah Awaluddin
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket