SuaraKaltim.id - Ribuan masyarakat kembali unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Balikpapan.
Terdiri dari mahasiswa pelajar dan buruh di Balikpapan, Mereka bergerak mengepung gedung DPRD Balikpapan usai ibadah sholat Jumat (9/10/2020).
Humas Aksi, Afriandi Alisyan mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti sebelum Omnibus Law dicabut. Tag line #mositidakpercaya akan menjadi semangat mereka menduduki gedung DPRD.
“Jadi ini kami kembali bergerak ke sini. Kami tegas menyatakan mosi tidak percaya dan kami ingin menduduki kantor dewan. Kami akan suarakan aspirasi rakyat kecil, sampai tuntas,” katanya di balikpapan.
Seperti kemarin, massa sudah berkumpul sejak pukul 13.30 Wita di simpang 4 Balikpapan Plaza. Ribuan itu lantas melakukan aksi jalan kaki menuju gedung DPRD Kota Balikpapan.
Hingga pukul 15.30 wita, mobilisasi massa terus bertambah.
Target mereka hari ini, menyita gedung DPRD Balikpapan sampai semua anggota DPRD ikut menolak Omnibus Law hingga ke pusat.
“Gedung ini harus kami sita, Omnibus Law adalah sumber penghancuran negara. Semua anggota DPR harus tau diri,” sebutnya.
Jumlah demonstran dua kali lebih banyak dari kemarin (8/10/2020). Mereka membawa atribut lengkap seperti spanduk, poster, maupun bendera.
Baca Juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Kaltim Bentrok, Mahasiswa Dipukul Mundur
Mereka menggunakan warna baju hitam yang melambangkan perlawanan atas duka matinya demokrasi di Indonesia.
Hingga pukul 16.00 Wita, para pendemo masih berorasi di depan gedung. Kepolisian setempat sudah memasang pagar kawat dan membentuk barisan barikade penjagaan.
Kontributor : Fatahillah Awaluddin
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng