SuaraKaltim.id - Viral, Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, tidak hafal Pancasila.
Hal itu terungkap, saat mahasiswa di Kabupaten Paser Timur menggelar unjuk rasa tolak Omnibus Law di depan gedung DPRD Paser (9/10/2020).
Video itu diunggah di berbagai medi sosial masyarakat Kaltim, salah satunya di akun instagram @balikpapan.beriman.
Terlihat Hendra yang menyetujui permintaan demonstran untuk menolak UU Omnibus Law, harus membaca Pancasila.
Di urutan ke empat, Hendra salah mengucap Pancasila dan disoraki para pendemo.
Unggahan itu mendapat ratusan respon warganet. Mereka menduga, Hendra gugup melihat para demonstran yang tengah menyuarakan aspirasi penolakan UU Cipta Kerja.
“Jangan melihat kesalahannya, dia grogi tapi hargai niat baiknya menemui pendemo,” tulis akun @anirohanrohan.
“Asataga tidak hafal Pancasila, nilai PPKN waktu sekolah berapa,” tanya @dusdusan_balikpapanutara
Hendra diketahui merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia menjabat sebagai Ketua DPRD Paser untuk periode 2019-2024.
Baca Juga: Polisi Sebut Demo Tolak UU Cipta Kerja Ditunggangi: Akan Kami Buktikan!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud: Jangan Bangga Bangun Gedung, Tapi Pelayanan Dasar Lemah
-
Sepatu Sempit Berujung Siswa SMK Meninggal, Dinas Pendidikan Kaltim Buka Suara
-
Wali Kota Samarinda Ingin Rudy Mas'ud Minta Maaf Langsung ke Prabowo dan Hashim
-
Polemik Kursi Pijat Gubernur Rp125 Juta Masih Berlanjut, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Waspada Modus Penipuan KUR, BRI Imbau Masyarakat Jaga Data Pribadi