Hingga akhirnya sekitar pukul 07.00 WITA, Nadia yang sedang gelisah menunggu suaminya balik ke rumah, mendapatkan kabar mengejutkan. Bulewong Ditemukan tewas gantung diri oleh warga.
"Dia pergi pamit beli obat katanya, itu dia ngga bawa handpone. Gelisah istrinya. Taunya sudah meninggal. Kami juga taunya dari Facebook, grup Busam. Saya langsung ke lokasi, ternyata benar dia (Bulewong)," katanya.
Nadia tak hentinya bersedih hingga berulang kali histeris, ia tak menyangka suaminya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Karena terlarut dalam kesedihan, Nadia bahkan sempat nekat ingin mengakhiri hidupnya. Beruntung berhasil digagalkan morgan.
"Dia awalnya lagi angkat telepon, ngga tau dari siapa. Suaranya sempat meninggi, terus keluar dari kamar, masuk ke kamar mandi bawa sarung. Ada setengah jam dia ngga keluar, kami bujuk keluar baru dia keluar," ucapnya.
Takut Nadia yang melakukan aksi nekat serupa dengan suaminya, keluarga di dalam rumah pun langsung membopong Nadia menuju kamar tidur.
Saat itu, Nadia yang terlihat masih syok dengan kepergian Bulewong, terus berteriak histeris hingga jatuh terlelap dalam kesedihan.
Malamnya, pihak keluarga pun berembuk, diputuskan kalau jenazah Bulewong akan dikebumikan ke kampung halamannya di Desa Salutiwo, Provinsi Sulawesi Barat.
"Malamnya dia berangkat sama tantenya. Terus jenazah korban diberangkatkan siang tadi (hari ini)," ucapnya.
Baca Juga: Pengantin Muda Bunuh Diri Habis Masuk Islam, Suami Gantung Diri di Pohon
Morgan mengaku tak mengetahui hal yang mendasari Bulewong hingga nekat bunuh diri. Mulai dari kedatangan Bulewong dan Nadia di kediamannya, Morgan mengatakan kalau pasangan muda ini sedikit tertutup. Dan tak terlalu banyak bercerita permasalahannya.
"Saya sempat tanya waktu dia mau mualaf dan sebelum menikah. Saya bilang, sudah dapat izin dari keluarga atau belum. Tapi dia bilang sudah, dan semuanya ada dikeputusannya," ucapnya.
"Setahu saya tidak ada permasalahan, orangnya juga pendiam. Jadi tidak tau pasti masalahnya apa. Kami pun masih tidak menduga kalau bakal begini," katanya.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi