SuaraKaltim.id - Nasib malang dialami DS remaja berusia 12 tahun, warga Kecamatan Samarinda Kota. Lantaran selama setahun terakhir, dia kerap menjadi tempat pelampiasan nafsu bejat ayah tirinya AH (41).
Akhirnya, DS yang tak tahan lagi dengan perilaku bejat ayah sambungnya itu memberanikan diri memberitahukan penderitaannya selama ini kepada ibu kandungnya pada Rabu (11/12/2020) lalu.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsekta Samarinda Kota Iptu Suyatno mengemukakan, kisah nestapa yang dialami DS berawal dari April 2019 lalu.
Saat itu, AH tiba-tiba menjadi berahi ketika melihat anak tirinya yang mulai menunjukkan tanda-tanda keremajaan ditubuhnya. AH yang bernafsu, kemudian menggerayangi tubuh sang anak yang masih duduk dibangku kelas IX SMP tersebut.
Baca Juga: Pemerkosa Anak dan Ibu di Aceh Diringkus, Petugas Masih Cari Jasad Korban
Saat kali pertama melakukan aksi jahanamnya dia mengancam ke DS agar tidak bercerita kepada siapapun, termasuk ibu kandung DS. Bila berani melaporkannya, DS diancam Awan tak akan diberikan uang sangu sekolah.
Mentari yang dibawah intimidasi Awan akhirnya memilih untuk bungkam. Namun lantaran itu, aksi bejat AH makin menjadi.
"Tidak terhitung berapa kali pelaku melakukannya, yang jelas pengakuannya itu lebih dari lima kali," kata Suyatno yang mewakili Kapolsek Samarinda Kota AKP Aldi Harjasatya pada Kamis sore (12/11/2020).
Perbuatan AH akhirnya terkuak saat DS bertandang ke rumah kerabatnya bersama sang ibu pada Rabu (11/11/2020). Kala itu, DS yang akan menyambungkan fasilitas WiFi, menyodorkan ponselnya kepada sepupunya.
Ketika ponsel miliknya berada di genggaman sepupunya, tiba-tiba notifikasi pesan singkat berkonotasi negatif dari AH masuk hingga akhirnya dibaca oleh ibu kandung DS.
Baca Juga: Kesal Penjara Makin Sumpek, Bapak Pemerkosa Anak Tewas Dikeroyok Tahanan
"Ketahuanya pas dia minta password wifi, pass mau diketikan password sama kerabatnya, tiba-tiba chat pelaku ini masuk. Karena lihat chat itu lah kemudian akhirnya mengaku kalau korban ini kerap digarap ayah tirinya," terangnya.
Berita Terkait
-
Apa Itu Somnophilia? Kelainan Seksual Diduga Diidap Dokter PPDS yang Perkosa Keluarga Pasien
-
Menteri PPPA Desak Priguna Dihukum Berat: Tak Ada Satu pun Perempuan Pantas Alami Kekerasan Seksual!
-
Aksi Dokter Priguna Perkosa Keluarga Pasien Bisa Diampuni, Begini Desakan DPR ke Semua Rumah Sakit
-
Dokter Biadab! Bius Pasien Lalu Rudapaksa, Amarah Publik Memuncak!
-
Murka Puan Maharani Soal Aksi Mesum Dokter Priguna: Pengkhianatan Serius Terhadap Etika Kemanusiaan!
Terpopuler
- 10 Transformasi Lisa Mariana, Kini Jadi Korban Body Shaming Usai Muncul ke Publik
- Daftar Pemain Timnas Belanda U-17 yang Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17, Ada Keturunan Indonesia?
- Titiek Puspa Meninggal Dunia
- Gacor di Liga Belanda, Sudah Saatnya PSSI Naturalisasi Pemain Keturunan Bandung Ini
- Eks Muncikari Robby Abbas Benarkan Hubungan Gelap Lisa Mariana dan Ridwan Kamil: Bukan Rekayasa
Pilihan
-
Terbang ke Solo dan 'Sungkem' Jokowi, Menkes Budi Gunadi: Dia Bos Saya
-
6 Rekomendasi HP Murah dengan Kamera Beresolusi Tinggi, Terbaik April 2025
-
Harga Emas Terbang Tinggi Hingga Pecah Rekor, Jadi Rp1.889.000
-
Dari Lapangan ke Dapur: Welber Jardim Jatuh Cinta pada Masakan Nusantara
-
Dari Sukoharjo ke Amerika: Harapan Ekspor Rotan Dihantui Kebijakan Kontroversial Donald Trump
Terkini
-
Dari Warung Kecil hingga Jutaan Rupiah, Berikut Kisah Sukses Warung Bu Sum Berkat Bantuan BRI
-
Adaptif di Era IKN, UMKM PPU Diminta Melek Digital
-
Gakkum KLHK Usut Kasus Hit and Run Penambangan Ilegal di Hutan Pendidikan Unmul
-
Warga Ngeluh BBM Bermasalah, Pengamat Unmul Bongkar Dugaan Kebocoran Sistem
-
BBM Bermasalah, Pertamina Janji Buka Bengkel Gratis di 10 Daerah Kaltim