Lebih lanjut, Habib Rizieq juga menjelaskan, berdasarkan ijtima ulama ahlu sunnah dan non ahlu sunnah, penghina nabi wajib dihukum mati. Kendati begitu, dalam praktiknya sejarah Islam mencatat penghina nabi ada yang bukan dari muslim.
"Kalau yang menghina itu orang Islam, wajib disuruh bertaubat. Kalau tidak mau ya dihukum mati saudara. Kalau orang kafir, yang hina nabi, kalau kafir Harbi dia perangi. Kalau dia Kafir Dzimmi, berikan peringatan, batal dia punya perlindungan dan minta maaf," kata Habib Rizieq.
Pada bagian akhir ceramahnya, Habib Rizieq kilas balik kasus pemenggalan kepala seorang guru di Prancis yang menunjukkan pada muridnya soal keberadaan kartun Nabi Muhammad.
Dari sudut akidah, Habib Rizieq mengatakanm wajah si murid itu disambut pahlawan lantaran dia membela nabinya.
Baca Juga: Dinilai Ikut Berkaitan dengan Hajatan Rizieq, DPR: Coba Menag Gak Utus KUA
Untuk konteks penegakan hukum penghina nabi di Indonesia, Habib Rizieq menekankan agar mereka ditindak oleh aparat hukum. Jangan laporan masuk malah tidak diproses.
"Kepada pemerintah khususnya kepolisian, kita kasih tahu kalau enggak mau terjadi peristiwa di Prancis, penghinaan nabi dipenggal, saudara, tolong kalau ada laporang penista-penista agama proses dong, betul?" tukas Habib Rizieq.
Imam Besar FPI itu ingin agar pihak kepolisian memproses orang-orang yang telah menghina Nabi, Islam, dan Ulama. Kalau tidak, dia mengatakan jangan salahkan umat Islam nanti bertindak melampaui hukum.
"Yang menghina nabi, menghina Islam, menghina ulama, proses, betul? Kalau tidak diproses jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalanan. Takbir! Takbir!" tandas Habib Rizieq.
Lihat full ceramah Habib Rizieq itu di sini.
Baca Juga: Sepekan di Markas FPI, Lurah Petamburan Kena Corona Gegara Hajatan Rizieq?
Berita Terkait
-
FPI Tegaskan Tidak Ada Agenda Politik dalam Pertemuan Habib Rizieq dengan Wamenaker Noel
-
Usai Bertemu Habib Rizieq Shihab, Wamenaker Noel Jadi Ragu dengan Narasi yang Menuding FPI Radikal
-
Siapa Istri N'Golo Kante? Dirumorkan Nikahi Janda Djibril Cisse
-
Macron Ultimatum Netanyahu: Serangan di Gaza Harus Dihentikan
-
Hukum Ziarah Kubur saat Lebaran Menurut Ulama, Boleh atau Tidak?
Tag
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
BBM Diprotes Warga, Rudy Masud Ngintip Isi Tangki SPBU
-
Efek THR dari Pemprov Kaltim: Kunjungan Museum Mulawarman Melonjak 50 Persen
-
12.950 Warga Kunjungi KIPP IKN dalam Sehari, Antusias Lihat Proyek Ibu Kota Baru
-
2.000 Warga Bontang Dapat Kesempatan Kuliah Gratis, Program Dimulai September
-
PW KAMMI Kaltimtara Desak Investigasi Dugaan BBM Oplosan di SPBU Samarinda