SuaraKaltim.id - Bersiap menghadapi lonjakan pasien Covid-19 yang terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dinas kesehatan setempat membahas kemungkinan penambahan ruangan.
Kepala Dinkes Kaltim dr Padilah Mante Runa mengatakan, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh rumah sakit di wilayah provinsi itu, untuk menyiapkan langkah dan antisipasi bila terjadi lagi ledakan kasus.
"Rapat koordinasi ini penting, mengingat peran rumah sakit sangat besar dalam upaya pengendalian Covid-19. Khususnya untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian terhadap pasien yang terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala sedang, berat dan kritis," jelasnya seperti dilansir Antara di Samarinda, Kamis (26/11/2020).
Padilah mengakui upaya untuk menghentikan atau memutus mata rantai penularan Covid-19 belum menampakkan hasil yang memuaskan.
"Saat ini angka penularan atau effective reproduction number (Rt) di Provinsi Kalimantan Timur masih lebih dari 1," bebernya.
Berdasarkan data RS online saat ini, di Provinsi Kalimantan Timur terdapat 28 RS yang telah memberikan pelayanan Covid-19 dan 16 di antaranya telah ditetapkan melalui SK Gubernur sebagai RS rujukan Covid-19.
Seluruh rumah sakit tersebut total memiliki kapasitas ruang isolasi sebanyak 1.211 tempat tidur dan ICU 76 tempat tidur.
"Di tingkat provinsi rata-rata keterisian ICU 65 persen dan isolasi 50 persen, namun bila dilihat di masing-masing rumah sakit maka ada beberapa rumah sakit yang keterisian ICU-nya hampir 90 persen dan isolasi hampir 80 persen," jelasnya.
Data terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim menunjukkan adanya lonjakan kasus, saat ini sudah ada sebanyak 18.916 kasus terkonfirmasi positif di provinsi ini.
Baca Juga: Jumlah Pasien Covid-19 di Tuban Luber, Ruang IGD RSUD dr R Koesma Tutup
Dari data tersebut, sebanyak 16.257 kasus dinyatakan sembuh, 2.082 kasus masih menjalani perawatan dan 577 kasus dilaporkan meninggal dunia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB