SuaraKaltim.id - Setelah rumah orang tua Menkopolhukam Mahfud MD digeruduk gerombolan orang yang mengatasnamakan Umat Islam Pamekasan pada Selasa (1/12/2020), kekinian tempat tinggal tersebut dijaga Bantuan Ansor Serbaguna (Banser).
Merespons hal tersebut, Ibunda Mahfud MD, Siti Khodijah mengucapkan terima kasih kepada salah satu Badan Otonom Nahdlatul Ulama tersebut.
"Terima kasih Banser. Semoga Allah selalu memberikan balasan yang lebih baik," ucapnya seperti dilansir Suarajatimpost.com-jaringan Suara.com pada Jumat (4/12/2020).
Sebelumnya, Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pamekasan Syafiuddin menginstruksikan Banser untuk menjaga kediaman ibunda Mahfud MD setelah mendengar ada pengepungan massa tersebut.
Sebanyak 20 anggota Banser langsung bergegas menjaga rumah ibunda Menko Polhukam yang nyaris diamuk massa.
Bahkan, hingga saat ini Banser terus menjaga ibunda Mahfud MD. Hal itu dilakukan mengingat umur ibunda Siti Khotijah yang lanjut usia.
Menurutnya, orang seperti ibunda Siti Khotijah wajib dihormati dan dilindungi. Bukan sebaliknya, diamuk hingga kesehatan mentalnya terganggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah