SuaraKaltim.id - Unsur safety atau keamanan adalah bagian tak terpisahkan dari kegiatan mengemudi. Termasuk saat menanjak. Terkadang ada rasa was-was dan gagal melakukan tahapan melahap lintasan ini. Salah satu kunci pendukung, adalah memahami berbagai fitur yang dimiliki mobil. Inilah, salah satu materi pelatihan online yang diberikan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kepada para guru Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK se-Jawa Timur. Materi ini juga aplikatif bagi para pengguna mobil secara umum.
Dipetik dari kanal otomotif Suara.com, jaringan SuaraKaltim.id, ada dua fitur pendukung unsur safety bermobil. Yang pertama ialah Key Free. Sebuah fitur untuk Entry, berfungsi menyalakan dan mematikan mesin mobil dengan menggunakan tombol start & stop button saja.
Fitur ini memberikan kenyamanan yang memudahkan pengguna dalam berkendara sehari-hari, sekaligus menambah sisi keamanan atau safety bagi para penggunanya. Tanpa starter menggunakan kunci mobil, sebuah tombol akan menggantikan peran ini. Tidak menyentak mesin, bisa membuatnya distarter mulus.
Kedua adalah Hill Start Assist. Sebuah fitur yang mendukung unsur safety dalam kondisi mobil menanjak, sehingga mampu mencegah mundur di tanjakan saat berada dalam kondisi stop & go. Dengan hadirnya bantuan atau peran fitur itu, maka akan ada waktu bagi pengemudi untuk memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas tanpa rasa khawatir mobil akan mundur.
Baca Juga: Abang Co-Pilot Sriwijaya SJ 182 Diego Mamahit Pegang Perkataan Adiknya
Pembahasan dua materi ini disampaikan dalam pelatihan secara online kepada 100 guru SMK binaan Daihatsu se-Jawa Timur pada paruh Desember 2020. Berdurasi 90 menit ini, PT ADM melakukan sharing dan update seputar teknologi Key Free & Hill Start Assist untuk Daihatsu All New Terios.
Pada pelatihan ini para peserta guru SMK dapat lebih dalam memahami fungsi, mekanisme kerja, hingga troubleshoot pada dua fitur tadi.
"Melalui online training ini, Daihatsu berharap selain bisa lebih memahami teknologi mobil Daihatsu, fungsi, mekanisme kerja komponen, hingga troubleshooting, para guru dalam pelatihan online juga dapat meneruskan materi kepada para siswa di sekolahnya," papar Aji Prima Barus Nurcahya, Section Head Service Training Department PT ADM sekaligus pemateri.
Online training ini menjadi salah satu wujud kontribusi Daihatsu Indonesia dalam program vokasi dan PT ADM sebagai bagian dari industri otomotif untuk meningkatkan link and match antara sekolah dengan dunia industri.
Baca Juga: Tips Daihatsu: Modifikasi Mobil Tanpa Kurangi Keamanan dan Kenyamanan
Berita Terkait
-
Kabar Mobil Daihatsu Bakal Pakai Merek Toyota Hoax
-
Daftar Komponen Mobil yang Tak Kalah Penting untuk Dipersiapkan saat Hadapai Arus Balik Lebaran
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Jurus Jitu Menjual Daihatsu Xenia Bekas: Dapat Harga Tinggi, Laku Kilat
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN