SuaraKaltim.id - Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengatakan, ribuan warganya di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) kerap terdampak banjir kiriman dari Malaysia.
Menurutnya, sedikitnya 2.700 warga di Kecamatan Sembakung setiap tahunnya selalu terdampak banjir kiriman dari dari Malaysia di sepanjang Sungai Sembakung di kawasan itu.
Sedikitnya 2.700 warga di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) setiap tahun terdampak banjir kiriman dari dari Malaysia di sepanjang Sungai Sembakung di kawasan itu.
Dari jumlah itu kata dia, sebanyak 150 keluarga telah direlokasi ke tempat yang lebih aman.
Namun katanya, tidak semuanya bisa direlokasi karena keterbatasan anggaran sehingga sampai sekarang masih terdapat ribuan keluarga yang masih harus bermukim di sepanjang bantaran Sungai Sembakung.
Hal inilah yang menjadi perhatian Pemkab Nunukan karena bukan hanya rumah-rumah warga yang tenggelam tetapi puluhan fasilitas umum seperti sekolah dan perkantoran ikut terkena dampak.
Untuk itu, penanganan yang dilakukan Pemkab Nunukan pada setiap kecamatan tersebut yang dilanda banjir hanya memberikan bantuan makanan dan peralatan lainnya sambil memberikan perhatian agar waspada setiap saat.
"Sebab banjir yang sewaktu-waktu terjadi tanpa diketahui karena kiriman dari Malaysia," katanya, Minggu (17/1/2021).
Mengenai bantuan dari Pemerintah terkait penanganan korban banjir di Kecamatan Sembakung tahun ini, Laura mengatakan belum ada.
Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP di Malaysia Dibatalkan, 2 Tim Ini Ketiban Hoki
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya